• Hari ini : Jumat, 19 Oktober 2018

BNNK dan Pemkab Balangan Gelar Seni-budaya

DEKLARASI - Anti narkoba dipimpin Bupati Balangan H Ansharuddin, dilakukan pada Peringatan HANI 2016, Senin (21/11). (KP/Ist)
DEKLARASI – Anti narkoba dipimpin Bupati Balangan H Ansharuddin, dilakukan pada Peringatan HANI 2016, Senin (21/11). (KP/Ist)

Paringin, KP – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Pemkab Balangan, melaksanakan pagelaran seni dan budaya memeriahkan Hari Antinarkoba Internasional 2016 di Ruang Terbuka Hijau Dinas Pemuda Olahraga Pariwisawata dan Kebudayaan Balangan, Senin (21/11).

Hadir dalam gelaran itu, Bupati Balangan H Ansharuddin, Wabup H Syaifullah, unsur Forkopimda, Kepala BNNP Kalsel, Kepala BNNK Balangan AKBP Muthalib, sejumlah Kepala BNNK se Kalsel, Ketua MUI Balangan serta para Kepala SKPD, pelajar SMP/SMA dan para tamu undangan.

Bupati Balangan H Ansharuddin mengapresiasi kegiatan mengangangkat tema “Mendengarkan Suara Hati Anak-anak dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat dan Aman dari Penyalahgunaan Narkoba” itu.

“Tema ini mengandung makna bahwa anak-anak dan generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa, oleh karena itu harus kita jaga agar tidak terjerumus kepada penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba”, katanya saat menyampaikan amanat Kepala BNN Pusat.

Lanjut Anshar, upaya represif pemberantasan narkoba harus terus dilakukan secara bergotong royong. Semua elemen dan kelompok masyarakat harus memacu semangat untuk memberantas narkoba.
“Memberantas narkoba jika tidak disertai dengan kekompakan dan kegotorng royongan dan hanya mengandalkan Pemerintah saja saya kira tidak akan berhasil,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Balangan AKBP Muthalib menjelaskan, pagelaran seni san budaya yang digelar pihaknya melibatkan kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.

Kegiatan itu merupakan sarana bagi agar anak-anak untuk melakukan hal positif dan bermanfaat agar terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Diharapkan melalui pagelaran seni dan budaya ini anak sebagai cikal bakal pemimpin akan datang terhindar dari pengaruh mau pun dampak buruk narkotika,” katanya.

Pantauan dilapangan, kegiatan diisi pertunjukan tari-tarian berbagai etnis, dan pementasan drama yang mengisahkan seorang remaja terlibat penyalahgunaaan narkoba sehingga harus menjalani rehabilitasi.  (jun/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua