• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

Bupati Barut Sampaikan Pertanggung Jawaban APBD 2017

Bupati Barito Utara H Nadalsyah saat menyampaikan pertanggung jawaban APBD 2017, kemarin, saat pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Barito Utara, pada rapat Paripurna III masa sidang II tahun 2018.

Muara Teweh, KP – Bupati Barito Utara H Nadalsyah menyampaikan pertanggung jawaban APBD 2017. Penyampaian ini disampaikan pada pidatonya terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Barito Utara, pada rapat Paripurna III masa sidang II tahun 2018.

Terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2017 diruang sidang DPRD Kabupaten Barito Utara.

Dalam pidato itu, Bupati Barito Utara H Nadalsyah meyampaikan uraian atas pertayaan Fraksi-fraksi secara rinci memberi jawaban atas pertangung jawaban tahun 2017 antara lain Fraksi Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PAN, PPP dan Fraksi Partai Gerindra.

Berkenaan dengan pertanyaan mengenai proyek rehab rumah jabatan Bupati Barito Utara, pekerjaan Multi Years pada beberapa ruas jalan, proyek penataan kawasan tepian sungai barito dan sungai bengaris serta proyek pengembangan tanaman jagung.

Bupati, meyampaikan rehab rumah jabatan bupati saat ini memasuki tahap ketiga tahun anggaran 2018, dengan pagu anggaran Rp4.745.000.000 dengan pekerjaan berupa Finising Arsitektur, interior, listrik, air bersih dan limbah serta sebagian penataan ruang luar.

Dengan demikian diharapkan pada bulan Desember 2018 rumah jabatan Bupati Barito Utara sudah fungsional dan untuk tahun 2019 akan direncanakan pekerjaan tata ruang luar.

Lebih lanjut mengenai peyelesaian proyek pekerjaan pada beberapa ruas jalan yang bersipat multi years terdiri dari enam ruas jalan meliputi peningkatan jalan negara di KM 34 simpang Benangin, jalan Kandui-Tongka, jalan Kandui-Ketapang, jalan Ketapang-Montalat, peningkatan jalan negara KM 52-KM 55 Trans, dan peningkatan jalan Tongka-Batu Raya telah dinyatakan selesai pada tahun anggran 2017.

Untuk kawasan tepian sungai barito dan sungai bengaris telah dilaksanakan dengan membangun Water Front City sepanjang area Hulu dan Hilir serta pelabuhan bongkar muat jalan Panglima Batur Muara Teweh dan pembangunan penguat tebing pada titik bantaran sungai barito baik dari kecamatan-kecamatan lainnya. Sedangkan pada sungai bengaris sudah dilakukan normalisasi pada titik tertentu.

Selanjutnya, untuk 2018 pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadi sasaran program pengembangan jagung dari Kementriaan Republik Indonesia dengan target jagung seluas enam belas ribu sembilan puluh lima hektar.

Adapun lanjut dia, lokasi yang dijadikan pengembangan jagung diantaranya Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Timur, Teweh Selatan, Teweh Baru, Lahei, Lahei Barat dan Kecamatan Gunung Timang.

“Mudah-mudahan dapat memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” tukasnya.(asa/K-8)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua