Bupati Himbau Kades Transparan Gunakan Anggaran Desa

ditulis pada 29 Mei 2017
Bupati HSU dengan sejumlah kades serta kepala OPD usai menghadiri Rakornas.

Bupati HSU dengan sejumlah kades serta kepala OPD usai menghadiri Rakornas.

Amuntai, KP – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid MM MSi menghimbau kepada Kepala Desa (kades) agar trasparan terhadap penggunaan dana desa.

Hal itu sebagaimana disampaikan Wahid disela menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), di Jakarta, belum lama tadi.

Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah mengangkat tema “Penguatan pengendalian Intern dan Sinergi APIP untuk akuntabilitas desa yang lebih baik”.

Hadir pada kegiatan ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri pembangunan Desa TertinggaL dan Transmigrasi, Wakil Menteri Keuangan, Perwakilan Kemendagri, Ketua KPK, Kepala BPKP RI, 14 Orang Bupati/Walikota, Inspektur se indonesia dan sejumlah Kepala Desa.

Kehadiran Wahid di acara Rakornas tersebut didampingi Inspektor HSU H. Abdul Hamid, Kabag TU Pimpinan dan jajarannya serta Kepala Desa Babirik, Padang Bangkal, Lok Bangkai dan Hulu Pasar.

Dalam acara tersebut para Menteri dan narasumber menekankan pentingnya pengawasan melekat oleh Aparatur Pengawasan intern Pemerintah terhadap pembangunan desa dan penggunaan anggaran desa.

Hal ini dikatakan para Menteri sehubungan dengan konsentrasi pemerintah membangun Indonesia melalui desa, sehingga banyak dana/anggaran yang akan dikucurkan oleh pemerintah ke desa.

Sejalan dengan apa yang disampaikan narasumber, Wahid juga selalu mengingatkan dan menghimbau kepala desa agar transparan dan sesuai dengan aturan dalam penggunaan anggaran desa.

“Saya menghimbau kepada seluruh  kades agar transparan dalan penggunaan anggaran desa”, ungkapnya.

Bahkan dalan waktu dekat Wahid akan menginstruksikan kepada kades agar menginformasikan APBdes kepada masyarakat melalui baliho, hal ini untuk menghindari prasangka negetif dari masyarakat tentang penggunaan anggaran.

Wahid juga berharap agar kepala desa dapat meningkatkan integritas dan kapasitasnya dalam hal managemen pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran desa serta pengawasan dari intensif dari APIP. (nov/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.