• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Bupati Ikut Bongkar Jamban Apung

BONGKAR JAMBAN APUNG - Bupati KH Khalillurahman ikut melakukan pembongkaran sejumlah jamban apung di Desa Pekauman Kecamatan Martapura Timur.
BONGKAR JAMBAN APUNG – Bupati KH Khalillurahman ikut melakukan pembongkaran sejumlah jamban apung di Desa Pekauman Kecamatan Martapura Timur.

Martapura, KP – Bupati KH Khalillurahman ikut melakukan pembongkaran sejumlah jamban apung di Desa Pekauman Kecamatan Martapura Timur, Jumat pagi (23/12).

Ketergantungan masyarakat Banjar terhadap penggunaan air sungai, walaupun sekarang begitu tercemar, masih sangat tinggi. Oleh sebab itu, Pemkab Banjar sangat perlu meningkatkan kesadaran warga pada kesehatan, khususnya yang bermukim di aliran Sungai Martapura, terutama bagi mereka yang masih memanfaatkan jamban apung untuk mandi, cuci, kakus (MCK).

Dampak MCK, kandungan bakteri e-coli di sungai melebihi ambang batas dan dapat membahayakan kesehatan. Karena bakteri e-coli sendiri mampu berkembang dan hidup di usus besar manusia yang menyebabkan diare ringan dan akut.

Untuk itu, bupati menghimbau agar masyarakat tidak lagi menggunakan jamban apung. Salah satunya tindakan nyatanya adalah melakukan pembongkaran jamban apung di aliran sungai secara bertahap.

Sekdakab Ir Nasrunsyah yang ikut melakukan pembongkaran jamban apung menambahkan, pencemaran air Sungai Martapura sudah di ambang batas, terutama meluasnya bakteri e-coli yang sangat membahayakan kesehatan pencernaan.

Sementara Kadis Perumahan dan Permukiman Boyke W Triestiyanto berpendapat, selain membahayakan kesehatan, jamban apung sangat mengganggu lingkungan, khususnya menyebabkan pendangkalan aliran sungai akibat sampah yang tersangkut pada jamban dan pengendapan tanah di sekitar berdirinya fasilitas tradisional tersebut.

Hadir pada kegiatan ini Komandan Kodim 1006/Martapura Letkol (Inf) Andi Moertopo, Ketua TP PKK Raudhatul Wardiyah, Ketua GOW Nur Gita Tiyas dan para Kepala SKPD. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua