• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Bupati Ingatkan Netrilitas Dan Profesionalisme ANS

Bupati Pulpis H. Edy Pratowo memberikan penghargaan kepada ASN di Lingkup Penkab Pulpis pada peringatan HUT Korpri ke - 45, HUT PGRI ke - 70 dan HUT Guru di halaman Kantor Bupati Pulpis.
Bupati Pulpis H. Edy Pratowo memberikan penghargaan kepada ASN di Lingkup Penkab Pulpis pada peringatan HUT Korpri ke – 45, HUT PGRI ke – 70 dan HUT Guru di halaman Kantor Bupati Pulpis.

Pulang Pisau, KP – Peringatan Hari Korpri ke- 45 dan HUT ke – 71 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2016 tingkat Kabupaten Pulang Pisau di gelar di halaman Kantor Bupati Pulang Pisau, Rabu (30/11) kemarin.

Berindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Pulang Pisau, H. Edy Pratowo menyampaikan, bahwa saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih, dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para pegawai negeri sipil yang tergabung dalam koprs pegawai ripublik indonesia, para guru, tenaga pendidikan dan pada umumnya komponen masyarakat yang telah terlibak baik secara langsung maupun tidak langsung dalam upaya memajukan bangsa indonesia dan memajukan dunia pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia apresiasi tema peringatan Hari Ulang Tahun Ke 45 Korpri adalah Bersama Korpri meneguhkan netralitas dan meningkatkan profesionalisne Aparatur Sipil Negara (ASN).

Jadikan momentum Pilkada serentak 2017 kata Edy, sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme.

Ujian untuk menerapkan panca prasetya Korpri. Ingatlah, bahwa pengabdian anggota Korpri bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan pengabdian anggota korpri hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat.

“Ketika kita bicara tentang pemberantasan korupsi dan pungli, dan ketika kita bicara tentang peningkatan kualitas pelayanan publik, tentang kemenangan kompetisi global, dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota korpri berada dibaris depan perjuangan,’’ katanya.

Lebih lanjut diungkapkan, agar kita bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global, maka rakyat membutuhkan anggota korpri yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi kerja.

Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka.

Fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaini memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat.

Untuk itu setiap anggota korpri haruslah menjadi aset bangsa yang menjadi bagian dari solusi bangsa dan bukan bagian dari masalah bangsa.

Artinya lanjut Edy, teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa semakin murah , cepat, akurat dan makin baik.

Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat akselerasi laju pembangunan nasional. (SGT/K-8)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua