• Hari ini : Minggu, 25 Februari 2018

Bupati Pimpin Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89

Bupati Balangan H Ansharuddin, Wabup H Syaifullah, unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat SKPD serta para pemuda yang tergabung didalam wadah KNPI berfoto bersama usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89. (KP/Ist)

Paringin, KP – Bupati Balangan H Ansharuddin memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 di Halaman Kantor Bupati, Senin (30/10).

Tampak hadir dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda itu antara lain Wabup H Syaifullah, Wakil Ketua DPRD Balangan Syabirin, unsur pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua DPD KNPI Balangan Nurdian Wahyudi. Dengan peserta upacara diantaranya pelajar, Ormas dan PNS dilingkup Pemkab setempat dan  organisasi kepemudaan serta siswa/siswi di Balangan.

Bupati H Ansharuddin yang membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nawawi menyampaikan, Delapan Puluh Sembilan tahun lalu tepatnya tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah gedung di jalan Kramat Raya daerah Kwitang Jakarta, mereka mengikrarkan diri sebagai Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa, yaitu Indonesia.

Ikrar ini menjadi monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang akhirnya melahirkan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dengan perjuangan yang panjang dan berat, para tokoh pemuda dari lintas suku, agama dan daerah seantero Nusantara, berkumpul di Jakarta dan menyatakan tekad bersama untuk menyatukan bangsa Indonesia yang menjadi cikal bakal bagi kemerdekaan bangsa Republik Indonesia.

Kita patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda, hendaknya perjuangan besar mereka itu dapat memotivasi kita semua untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan, Presiden RI pertama Bung Karno pernah menyampaikan “Jangan mewarisi abu sumpah pemuda, kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir.

Pesan Bung Karno ini sangat mendalam khususnya bagi generasi muda Indonesia, Api Sumpah Pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta hindari ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita yang kadang kala mengemuka dan menggerus persaudaraan sesama anak bangsa.

Terakhir disampaikan, “mari kita kukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia, stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa, saatnya kita melangkah ketujuan lain yang lebih besar mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Halaman kantor bupati ini berakhir pada pukul 08.45 wita dan seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat dan lancar. (jun/K-6)

 

 

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua