• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Bupati Serahkan Dana Bantuan Program Rumah Sejahtera

FOTO BERSAMA – Dilakukan Bupati H Achmad Fikry,MAp dengan penerima PKJ, usai menyerahkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di kantor pos Padang Batung. (KP/Norda Simah)
FOTO BERSAMA – Dilakukan Bupati H Achmad Fikry,MAp dengan penerima PKJ, usai menyerahkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di kantor pos Padang Batung. (KP/Norda Simah)

Kandangan, KP – Bupati HSS Drs H Achmad Fikry,M.AP menyerahkan Dana Bantuan Program Rumah Sejahtera di Kabupaten HSS tahun 2016 di dua kecamatan, Yakni kecamatan Loksado dan kecamatan Padang Batung di masing masing Aula kantor kecamatan, Selasa (26/7).

Hadir Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hj.ST,Erma,S.Sos,M.AP, Kepala DPPKAD Drs.H.Muhammad Noor,M.AP dan Camat Padang Batung H.Akhmad Suriani,S.Sos, Camat Loksado Abdul Karim,S.STP, M.Si, dan warga penerima bantuan rumah sejahtera.

Untuk jumlah penerima Bantuan Rumah Sejahtera di Kecamatan Padang Batung sebanyak 171 penerima manfaat rumah sejahtera yang terbagi dari 16 desa, sedangkan untuk Kecamatan Loksado sebanyak 114 penerima manfaat rumah sejahtera yang terbagi dari 11 desa dengan jumlah dana yang disalurkan sebesar Rp. 13.908.000 per penerima manfaat rumah sejahtera yang diperuntukan untuk membeli bahan bangunan, upah tukang, konsumsi gotong-royong, dan pembuatan WC. ”  Dilaksanalan dalam kurun waktu  dua bulan selesai. Karena ini uang pemerintah harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Siti Erma Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS.

Dalam sambutannya Bupati H Achmad Fikry mengatakan uang program rumah sejahtera Rp 13 juta lebih tersebut agar dicukupkan sesuai kemampuan. Jangan merehab rumah di roboh seluruhnya maka akan tidak selesai. Intinya sesuaikan dengan uang yang  ada. Misalnya jika atap daun diganti dengan seng, dindingnya rusak ganti. Intinya harus ada rincian biaya dari 13 juta yang digunakan.

Pun menurut bupati, kalau bisa rumah dikerjakan bergotong royong.
Rumah layaknhuni, ukurannya tidak kepanasan dan tidak kehujanan serta dinding dan lantai rumah pun layak, bahkan harus mempunyai wc. Rumah layak huni tidak sekedar nyaman tidur, paling tidak memenuhi standar rumah layak huni.

“Tahun ini (2016) seribu buah rumah layak huni dibangun di HSS. Pemerintah  berusaha keras agar masyarakat benar benar merasakan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah, salah satunya rumah layak huni, beras sejahtera grtais, hingga ia memimpin hingga 2018 mendatang,” kata Achmad Fikry.

Masih menurut bupati H Achmad Fikry,  dana yang diserahkan ini merupakan salah satu program dari janji politik yang menginginkan semua rumah masyarakat HSS layak huni dan sehat.

Bupati berharap dana bantuan program rumah sejahtera yang diserahkan ini agar digunakan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah bukan untuk yang lain dan disesuaikan dengan dana yang diberikan. Karena menggunakan uang pemerintah sehingga harus digunakan sesuai dengan aturan yang akan dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan rasa syukur, karena menjelang akhir masa jabatan, program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sudah dilaksanakan seperti program rumah layak huni, beras sejahtera, berobat dan pendidikan yang gratis.
Bupati mengatakan apabila masih ada masyarakat yang belum tersentuh, agar bisa dilaporkan. Sehingga diakhir masa jabatan pada bulan Juni 2018 mendatang, semua masyarakat yang sudah terdaftar sudah mendapatkan bantuan program rumah sejahtera.

Diakhir sambutannya, Bupati memohon maaf apabila ada infrastruktur dan lain sebagainya yang belum terpenuhi, dikarenakan semata-mata keterbatasan anggaran pemerintah. Sehingga tidak semua harapan masyarakat belum terpenuhi. (noi/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua