• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Bupati Tinjau Pabrik Wood Pellet

Guru Khalil saat meninjau pabrik wood pellet.
Guru Khalil saat meninjau pabrik wood pellet.

Martapura, KP – Bupati KH Khalilurrahman dan Wakilnya Saidi Mansyur didampingi Sekdakab Ir Nasrunsyah serta beberapa kala SKPD, meninjau pabrik Wood Pellet di Kecamatan Mataraman yang sudah diresmikan atas kerja sama dengan Korea Selatan, Senin (11/10).

Pabrik Wood Pellet ini merupakan industri pengolahan kayu dengan memanfaatkan sisa-sisa kayu dalam berbagai bentuk, baik serbuk maupun ranting pohon, seperti pohon karet yang sudah dipotong-potong lalu diolah. Selanjutnya siap di ekspor ke Korsel.

“Dinamakan wood pellet karena pengolahannya menghasilkan cetakan kayu yang bentuknya menyerupai pellet atau makanan ikan. Lalu diekspor ke Korsel untuk diolah menjadi barang kebutuhan negara tersebut,’’ ungkap Project Manager Park Wonhee.

Guru Khalil mengatakan, Pemkab Banjar siap saja membantu meneruskan jalinan kerja sama tersebut, asalkan yang utama tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Kita harap permodalan petani karet didukung juga, sehingga nanti mampu bersaing di pasar nasional dan internasional,’’ ungkap Bupati.

Sekdakab Nasrun menambahkan, limbah kayu lainnya yang masih dibilang cukup bagus, sampai sekarang masih dijual kepada salah satu perusahaan penghasil kayu vinir di Kecamatan Mataraman.

“Bahan baku kayu pohon karet diperoleh dari PTP Danau Salak di Kecamatan Astambul yang memiliki lahan sekitar 300 hektare,’’ ungkapnya.

Lahan karet ini, sambungnya, setiap tahun diremajakan kembali agar produksi latek tetap meningkat.

Pabrik ini juga harus mempertahankan kerjasama dengan perbankan guna mendukung industri pengolahan sisa kayunya agar petani karet mendapat bantuan untuk mempermudah menjaga dan memelihara pohon karetnya.

“Esensinya guna mengembangkan usaha sekaligus menjaga harga karet tetap stabil,’’ tandas Nasrun. (wan/K-5)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua