Camat Diminta Prioritaskan Masyarakat Belum Beruntung

ditulis pada 16 Mei 2017
BUPATI HSS – Saat memimpin rakor ketahanan pangan di aula rakat mufakat Setda HSS. (KP/Ist)

BUPATI HSS – Saat memimpin rakor ketahanan pangan di aula rakat mufakat Setda HSS. (KP/Ist)

Kandangan, KP – Ketersediaan pangan di Kabupaten HSS masih dalam kondisi stabil dan stok di Bulog juga tersedia. Kenyataan itu mengemuka saat rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Drs.H.Achmad Fikry,M.AP selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS, Senin (15/5) di Aula Rakat Mufakat Setda HSS.

Pada kesempatan tersebut bupati H Achmad Fikry mengharapkan  pada rapat Dewan Ketahanan Pangan ini tidak sekedar bersyukur terhadap apa yang dicapai tetapi tetap waspada menghadapi suatu kemungkinan yang terjadi.

“Pangan akan tersedia bagi masyarakat yang kategorinya miskin atau belum beruntung. Dimana Pemerintah Daerah akan mendistribusikan beras sejahtera gratis menjelang ramadhan dan menjelang idul fitri sehingga orang miskin di HSS terkawal dengan adanya program beras sejahtera gratis” tutur Fikry.

Bupati juga mengintruskiskan pada Dinas Perdagangan agar pasar murah lebih diarahkan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Selain itu juga, Dinas Perdagangan agar melakukan koordinasi dengan Camat untuk memprioritaskan masyarakat yang belum beruntung.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS Ir.H.Ruhaimi Alman,MP menyampaikan bahwa rapat Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS direncanakan sebanyak dua kali pada tahun 2017. Rapat kali ini bertujuan untuk evaluasi tengah tahunan pelaksanaan program sekaligus dalam rangka evaluasi ketersediaan bahan pokok menjelang ramadhan dan idul fitri 1438 H.

Sedangkan rapat Dewan Ketahanan Pangan berikutnya direncanakan pada akhir bulan nopember 2017, dalam rangka evaluasi program dan perencanaan pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2018.

Sebelum dilaksanakan rapat kali ini, telah dilaksanakan rapat Pokja teknis pada tanggal 26 april 2017 yang membahas cadangan pangan pemda, prognosa ketersediaan pangan menjelang ramadhan dan idul fitri, laporan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel tetang desa rentan rawan pangan Kabupaten HSS, pengembangan pangan alternatif.

Selain itu, rapat pokja tanggal 10 mei 2017 menyimpulkan dari 17 komuditas pangan pokok di Kabupaten HSS yang dimonitor, kecuali bawang merah, cabe merah, ikan gabus, daging dan telur ayam ras yang harganya fluktuatif atau ketersediaannya kurang. Sedangkan komuditas lainnya mencukupi dan harganya stabil.

Kemudian disampaikannya Dinas Perdagangan Kabupaten HSS bekerjasama dengan bulog barabai akan melaksanakan pasar murah untuk beras, minyak goreng, gula, daging kerbau beku dan komiditas lain yang mengalami lonjakan harga dengan lokasi pasar murah akan ditentukan kemudian sesuai situasi dimana terjadi lonjakan harga.

Dalam rangka pengembangan pangan alternatif, guna mengurangi konsumsi beras dan percepatan pemasyarakatan program pangan B2SA, dipilih ikur-ikur. Pemilihan komuditas ikur-ikur karena komuditas ini sudah lama digunakan sebagian masyarakat HSS sebagai bahan pangan dan juga sudah lama dibudidayakan serta tidak memerlukan lahan khusus, kandungan nutrisinya lebih baik dari beras merah.

Pengembangan ikur-ikur ini sebagai alternatif dapat diarahkan untuk perbaikan gizi anak sekolah dan dapat muncul tumbuhnya industri pangan lokal dengan ikur-ikur sebagai bahan pokoknya.

Turut hadir narasumber dari Balai Penelitian pengkajian Tanaman Pangan Kalimantan Selatan (Kalsel) H.Nurrahman Rafiq,MS dan Susi Rismayanti, Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS Ir.H.Ruhaimi Alman,MP beserta anggota, Kelompok Kerja Ahli dan Teknis Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS. (noi/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.