• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

‘’Dalas Balangsar Dada Kita Gawi’

Yuyu Rahmat memimpin rapat dengan Pengprov Cabor, Rabu. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarmasin, KP – Pengurus PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muchlis Muchtar, tegas menyatakan siap melaksanakan kepercayaan yang diberikan, jika Kalsel terpilih sebaai tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional ) ke XXI tahun 2024.

‘’Dalas balangsar dada cabang bola voli bahkan cabor lainnya harus siap melaksanakan kepercayaan yang diberikan, sebagai tuan rumah penyelenggaraan olahraga multi event empat tahunan tersebut,’’ kata Muchlis Muhtar kepada wartawan disela Rapat Koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel dengan seluruh Pengprov Cabor di Kalsel, di Banjarmasin Rabu (10/1) kemarin.

Bagi cabang oolahraga, kata Muchlis Muhtar yang biasa disapa Papi Ulis ini, bagaimanapun jika Kalsel menjadi tuan rumah, berarti mereka harus siap sebagai pelaksana pertandingan, koordinasi dengan Pengurus Besar (PB) atau Pengurus Pusat (PP) masing-masing, tandasnya.

Sekretaris IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) Kalsel H Widharta Rahman, menyatakan sangat mendukung kalau Kalsel jadi tuan rumah PON. ‘’IPSI sangat siap baik atlet maupun perangkat pertandingan seperti juri dan wasitnya,’’ paparnya.

Hal senada juga diutarakan pengurus Pertina (Persatuan Tinju Nasional) Kalsel, Hermanto Ginting. ‘’Untuk cabang tinju tidak ada masalah, selalu siap bahkan untuk menghadapi even nasional seperti Kejurnas maupun PON. Termasuk mempersiapkan atlet dan perangkat wasuit juri,’’ katanya singkat.

Sementara Ketua Umum Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia), H Suripno Sumas menyatakan untuk cabor asah otak yang dipimpinnya tidak ada masalah, karena cabang bridge tidak memerlukan venues khusus yang ribet seperti cabor lainnya.

‘’Untuk cabor bridge akan selalu siap dimainkan di gedung mana saja,’’ tukas Suripno.

Namun Ketua Umum Perbasi (Persatuan Basket Seluruh Indonesia( Kalsel, Koh Aling mengakui fasilitas lapangan basket yang ada di daerah ini jika mengacu pada ketentuan induk oganisasi basket dunia, harus memiliki daya tampung besar, bahkan harus bias menampung sampai 80 ribu penonton. Untuk di Indonesia mungkin bisa lebih kecil sesuai dengan animo penonton yang mungkin tidak sebanyak itu.

Tapi, kata Koh Aling, jika kita tuan rumah PON, maka bagaimanapun kita harus memiliki venues basket yang mampu menampung beberapa ribu penonton, tandasnya.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora, Yuyu Rahmat yang didampingi Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi, Abdul Hamid, dan pengurus KONI Kalsel Mursyid Arpan, menjelaskan bahwa Rakor dengan Pengprov Cabor tersebut untuuk persiapan menerima kedatangan Tim Verifikasi KONI Pusat yang akan melakukan peninjauan ke Kalsel yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON XXI tahun 2024.

Dari Rakor ini kita ingin mendapatkan masukan data dari Pengprov cabor, sehingga bisa memberikan informasi secara lengkap pada tim verifikasi. ‘’Data-data cabor tersebut kita harapkan paling lambat tanggal 15 Januari 2018, sudah diserahkan Pengprov Cabor ke Dispora Kalsel,’’ tandas Yuyu

Sebelumnya Selasa, Kadispora Kalsel Zakly Asswan dan para Kepala Bidang serta kepala Seksi, mengadakan Rakor dengan Dispora dari 13 kabupaten kota se Kalsel, berkaitan dengan persiapan venues di daerah masing-masing.(k-9)

Tag:, ,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua