• Hari ini : Senin, 23 April 2018

Dana PKK Harus Ditingkatkan

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin, saat bersalaman dengan Mendagri Tjahjo Kumolo.
Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin, saat bersalaman dengan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Banjarmasin, KP – Keberadaan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Pemerintah Daerah penting dalam hal melakukan pembinaan, maupun pendampingan terhadap satu keluarga. Karena pentingnya itu, menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, perlu didukung dengan alokasi dana yang mumpuni.

Sebab, jika tidak ada anggaran maka program PKK pun juga tidak jalan. Oleh karena itu, lanjutnya, sokongan dana kepada PKK perlu ditingkatkan. Dikatakannya, keberadaan PKK sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, peran aktif jajaran TP PKK mulai tingkat pusat sampai desa/kelurahan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan yang sama-sama kita inginkan, yakni meningkatnya kesejahteraan masyarakat,’’ ucapnya, baru-baru tadi.

Karena itu, ia memandang perlu menambah alokasi dana, mengingat peran PKK yang sangat vital dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.

Untuk itu dirinya meminta kepada Kementerian Dalam Negeri, mengalokasikan dana setiap tahun termasuk di daerah.

“Saya meminta kepada Kementerian Dalam Negeri termasuk gubernur, untuk meningkatkan alokasi dana, baik pertemuan di tingkat nasional maupun di provinsi dan kabupaten kota, serta kegiatan lainnya untuk menunjang implementasi 10 program pokok PKK,’’ ujarnya.

Disebutnya, peran terutama kader PKK adalah mengabdi dengan kesukarelawanan dan keikhlasan dalam membantu pemerintah mensukseskan pembangunan di daerah.

“Penting dalam arti, tugas ibu-ibu Tim Penggerak PKK sekalian dalam membantu pemerintah daerah, baik dalam program PKK, program BKKBN, Program Kesehatan melalui posyandu gizi anak, pendidikan usia dini banyak hal yang harus disentuh,’’ katanya.

Ia menyampaikan, PKK sekarang harus fokus terhadap dampak dari penyalahgunaan narkoba yang sudah merangsek masuk ke RT dan RW. Selain itu, angka kematian ibu hamil masih relatif tinggi.

“Ini perlu jadi perhatian kita bersama,’’ tuturnya. Di sisi lain, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin, mengamini apa yang telah disampaikan Mendagri.

Menurutnya, dengan ditambahnya alokasi dana dapat lebih banyak membantu dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Diterangkannya, fokus TP PKK Kalsel tahun mendatang, adalah membangun daerah dari pinggiran sebagai bentuk dukungan terhadap Nawa Cita presiden dan visi misi gubernur, yakni Kalsel Mandiri dan Terdepan (Mapan).

“Dengan adanya dukungan dari peningkatan anggaran otomatis kita akan lebih meningkatkan lagi gerakan PKK, baik itu peningkatan kinerja, sosialisasi, pemberdayaan perempuan dengan fokus kita adalah menyisir langsung daerah-daerah pinggiran dengan sasaran utama adalah keluarga melalui 10 program pokok PKK,’’ terangnya.

Menurutnya, peran PKK tidak bisa diabaikan,l karena merupakan ujung tombak dalam pelaksanna program pembangunan pemerintah.

“PKK adalah organisasi yang mempunyai lapisan sampai di tingkat akar rumput dalam meningkatkan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,’’ sebutnya. (mns/K-2)

Tag:, ,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua