• Hari ini : Kamis, 22 Februari 2018

Dewan Berharap Musrenbang Sinergis dengan Hasil Reses

Banjarmasin, KP – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda SKed berharap agar hasil pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) saling bersinegis dengan hasil reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Banjarmasin dalam kegiatannya menjaring aspirasi masyarakat.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (20/1), ia mengemukakan, secara umum baik Musrenbang maupun kegiatan reses adalah hampir sama yaitu untuk menyerap dan menampung aspirasi masyarakat terkait unsulan pembangunan.

Seperti, lanjut, soal perbaikan insfratruktur, masalah penangananan pendidikan, kesehatan dan berbagai kebijakan dan program lainnya yang kini tengah dilaksanakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Menurutnya, guna memadukan pentingnya usulan perencanaan pembangunan melalui hasil Musrenbang dan hasil reses anggota dewan ini tentunya dalam pembahasan anggaran nanti keduanya harus terhubung dengan baik dan saling bersinegis.

“Mulai dari pelaksanaan Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan hingga pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kota,’’ kata Ananda ketika ditanya menyusul digelarnya kegiatan Musrnmbang di kelurahan di kota ini.

Siap Mengawal

Lebih jauh Ananda menegaskan, DPRD Kota Banjarmasin siap mengawal hasil kesepakatan Musrenbang. Karena sekali lagi Musrenbang maupun kegiatan reses yang dilaksanakan oleh anggota dewan adalah sama-sama rencana pembangunan dari bawah yang diusulkan masyarakat.

Ia mengatakan, dewan merupakan lembaga perwakilan rakyat dan sesuai tugas dan fungsinya sudah menjadi kewajiban untuk mengawal dan memperjuangkan terhadap aspirasi masyarakat.

Ananda mengemukakan, salah satu bentuk wujud pengawalan DPRD dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat itu sebenarnya sudah diawali ketika melakukan penyusunan rencana anggaran (RAPBD) yang diajukan oleh Pemko Banjarmasin kemudian secara terperinci disusun melalui Rencana Kerja Anggaran (RKA) berdasarkan usulan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

Menurutnya, terkait pelaksanaan APBD 2018 tentunya dewan berharap hasil rapat Musrenbang yang merupakan prioritas pembangunan sebagaimana diusulkan masyarakat kiranya dapat direalisasikan.

Dikemukakannya, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 8 tahun 2008 pasal 8 ayat (2) menyebutkan, bahwa Musrnmbang merupakan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dilaksanakan setiap tahun dalam rangka membahas SOPD untuk tahun berikutnya.

Kemudian pada pasal 18 ayat (4), lanjut Ananda, disebutkan bahwa Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota dilaksanakan untuk keterpaduan rancangan renja antara SKPD dan antar-rencana pembangunan kecamatan.

Ditegaskannya, Musrenbang adalah salah satu arena strategis dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kalaboratif yang melibatkan tiga pilar utama, yaitu pemerintah daerah (eksekutif-legsilatif), masyarakat dan kalangan swasta.

Lebih jauh pimpinan dewan dari Partai Golkar ini menjelaskan, Musrenbang bertujuan diantaranya pertama menyempurnakan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas program pembangunan daerah.

Kedua adalah menyusun rincian awal kerangka kegiatan pengadaan barang dan jasa yang perlu dibiayai oleh APBD demi untuk mencapai dan merealisasikan tujuan dan capaian peningkatan pembangunan Kota Banjarmasin.

“Jelasnya, hasil rapat Musrenbang memuat sejumlah program apa saja yang nantinya akan harus dijadikan skala prioritas terhadap perencanaan pembangunan untuk tahun depan,’’ demikian Ananda. (nid/K-5)

 

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua