• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

Dewan Minta PAD Sarang Walet Terus Ditingkatkan

Salah satu rumah sarang burung walet milik warga di daerah DAS Kapuas.

Kuala Kapuas, KP – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas H. Ahmad Baihaqi meminta agar penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor rumah sarang burung walet untuk dapat terus ditingkatkan.

Permintaan ini disampaikannya, karena hasil dari PAD rumah sarang burung walet pada tahun 2017 ini mencapai 80 persen dari target yakni Sebesar Rp. 150 juta/ tahun.

Memang terkait teknis, kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, dalam pemungutan untuk sektor sarang burung walet ini terkendala dengan kejujuran dan keterbukaan pemilik mengenai penghasilan.

“Ada problem memang dari pungutan sektor penghasilan dari rumah walet ini, seperti keterbukaan dan kejujuran pemilik terkait penghasilan,’’ ujar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Satu ini, kepada wartawan.

Oleh karena itu, lanjut wakil rakyat yang akrab disapa Baihaqi ini, rencananya Komisi III akan melakukan kunjungan kerja ke DPRD dan Setda Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, terkait pelaksanaan Perda Sarang Walet.

“Kita berharap adanya formula terobosan untuk meningkatkan PAD sektor penghasilan dari rumah sarang walet di Kapuas,’’ katanya.

Peran SOPD terutama Dispenda, sambung dia, harus dipayungi sedemikian rupa agar implementasi dari penarikan penghasilan rumah sarang walet bisa didongkrak dan meningkat.

“Kita sudah memiliki payung hukum berupa Perda yang mengatur masalah penghasilan dari sarang walet ini, jadi tinggal penerapan dan penegasan di lapangan saja lagi,’’ pungkasnya.(Al/K-8)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua