• Hari ini : Senin, 19 Februari 2018

Dewan Minta Sengketa Pilkades Segera Ditangani

Anggota DPRD Kapuas Habibi, saat menerima pengaduan warga di ruang Fraksi Amanat Rakyat DPRD Kapuas, belum lama tadi.

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Habibi meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas untuk segera menangani persoalan sengketa pemilihan kepala desa (Pilkades) di darah setempat.

Permintaan itu, disampaikan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III ini, saat menerima pengaduan warga di daerahnya di ruang Fraksi Amanat Rakyat DPRD Kapuas, kemarin.

“Kita selaku wakil rakyat mengapresiasi warga yang datang mengadu ke DPRD. Selaku wakil mereka, saya berupaya membantu agar sengketa ini jangan sampai menimbulkan perpecahan antara yang menang dan yang kalah,’’ kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kepada sejumlah awak media.

Situasi seperti ini, lanjut anggota Komisi I ini, harus segara ditanggulangi oleh Pemkab Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kapuas dan camat setempat.

Yakni dengan segera mengakomodir semua permasalahan sengketa hasil pilkades yang terjadi di Desa Lahei, Kecamatan Mantangai.

“Saya minta agar pihak terkait untuk segara turun ke lapangan terkait kebenaran tersebut, agar jangan sampai terjadi gejolak di antara pendukung yang menang dan kalah,’’ pintanya.

Wakil rakyat ini menerangkan, bahwa sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub), jika ada peserta yang terbukti melakukan money politic (politik uang-red), maka peserta tersebut akan didiskualifikasi.

Sedangkan apabila terjadi permasalahan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) maka akan digelar pemilihan ulang.

“Kita berharap, yang kalah mendapatkan jawaban yang puas. Sedangkan yang menang juga mendapatkan jawaban. Sehingga tidak terjadi gejolak di masyarakat. Kepala Desa yang memang harus menggandeng semua pihak untuk membangun desa lebih baik lagi,’’ harap dia.(Al/K-8)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua