• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Diamankan, Komplotan Penjarah Hingga Pengedar Obat

KASUS DITANGANI - Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang didamping Waka Polres, Kabagops serta sejumlah penjabat jajaran Polres Kapuas, saat mengekspos sejumlah kasus ditanganinya, Selasa (20/9). (KP/Ali)
KASUS DITANGANI – Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang didamping Waka Polres, Kabagops serta sejumlah penjabat jajaran Polres Kapuas, saat mengekspos sejumlah kasus ditanganinya, Selasa (20/9). (KP/Ali)

Kuala Kapuas, KP – Kepolisian Resort (Polres) Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dalam beberapa bulan terakhir telah berhasil mengunglap dan mengamankan sejumlah pelaku tindak pidana yakni penjarah sarang walet, kasus obat-obatan terlarang dan kasus narkotika. Untuk kasus pencurian sarang burung walet yang terjadi di Kecamatan Mantangai pada, Minggu (4/9) lalu, Polres Kapuas berhasil meringkus 9 pelaku.

“Pada waktu kejadian selain melakukan pembongkaran, pelaku juga melakukan pengancaman terhadap penjaga rumah sarang walet,’’ kata Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang, kepada sejumlah awak media, Selasa (20/9).

Berdasarkan identifikasi kepolisian dilapangan, lanjut Kapolres bahwa pelaku berhasil mengembat sebanyak kurang lebih 20 kilogram sarang walet.

“Uang dari penjualan sarang walet itu yang berhasil kita sita sebesar Rp27 juta, kemudian ada beberapa barang bukti lain yang merupakan hasil dari penjualan sarang walet digunakan pelaku untuk membeli kulkas, televisi dan sejumlah handphone,’’ terang Jukiman. Berkaitan pencurian sarang walet tambah dia, segera akan dilimpahkan Polres Kapuas kepada pihak Kejasaan Negeri Kapuas.

Kemudian berkaitan dengan kasus peredaran obat zenit di wilayah Polsek Kapuas Tengah, sebanyak dua orang pengedar berhasil diringkus dengan barang bukti kurang lebih 1.700 keping obat karnoven maupun zenith. Sedangkan kasus narkotika yang berhasil diungkap oleh Polsek Kapuas Tengah.

Kata Kapolres Kapuas bahwa satu orang tersangka telah diamankan dengan barang bukti 4 paket yang diduga shabu-shabu.  Kemudian juga ditemukan 1.500 keping obat dextro dan zenith serta sejumlah uang yang diduga kuat sebagai hasil dari transaksi narkoba tersebut.

“Selain itu kita juga berhasil mengungkap kasus narkoba dengan satu orang tersangka selaku pengguna shabu dengan barang bukti yang ditemukan tiga paket kecil sabu beserta alat penghisap,’’ ujarnya.

Mantan Kapolresta Palangka Raya itu menambahkan, untuk kasus pencurian sarang burung walet, masih ada sebanyak 5 orang tersangka lain yang masih dalam pengejaran pihaknya.  “Lima pelaku itu saat ini sudah dalam pemantauan kita karena identitasnya sudah diketahui. Jadi, kami berharap para pelaku dapat menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum,’’ pungkasnya. (al/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua