• Hari ini : Sabtu, 18 Agustus 2018

Diancam Pisau, Siswi SLTP Disetubuhi

DIAMANKAN – AM, pelaku pencabulan dan barang bukti berupa celana, baju, dalaman dan CD warna merah muda. (Kp/Jun)

PARINGIN, KP – Dibawah ancaman pisau, pelajar SLTA tega berbuat asusila kepada seorang siswi SLTP kelas VIII, sebut saja AC (14).

Kemalangan yang menimpa AC itu terjadi di sebuah warung yang ada di Taman Hijau Balangan, Jalan A Yani Km2,5 Paringin, Balangan, Sabtu (21/4) sekitar pukul 21.30 WITA.

Sementara pelakunya berinisial AM (17), warga Desa Tawahan kecamatan Juai. Sekarang pelaku pencabulan gadis dibawah umur diamankan angota Polsek Paringin.

Akibat perbuat bejat itu, pelaku dijerat dengan tindak persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 18 Jo pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo menuturkan, dari keterangan korban sebelum kejadian pernah sekali bertemu dengan pelaku, ketika penutupan Balangan Expo sekitar sepekan sebelum kejadian, dengan menggunakan nama alias Pa Ucuk.

“Selanjutnya kata korban tidak ada komunikasi lagi dengan pelaku,” ujarnya.

Pada hari kejadian, korban bersama rekan-rekan sesama wanita sedang jalan-jalan di Taman Hijau Balangan. Kebetulan juga korban bertemu pelaku Pa Ucuk bersama rekan-rekannya.

Pelaku kemudian berbincang dengan korban, selanjutnya memisahkan diri dari rekan-rekannya namun tetap di lingkungan Taman Hijau Balangan.

Pada kesempatan tersebut pelaku mengajak korban jalan-jalan dan mengajak korban ke tempat sepi dan agak gelap, berpisah dari rekan-rekan mereka, hingga sampai pada sebuah warung yang sedang tutup, tempat terjadi perbuatan cabul.

“Korban diancam menggunakan senjata tajam, sehingga pelaku berhasil melakukan perbuatan cabul terhadap korban yang masih dibawah umur tersebut,” jelasnya.

Pemilik warung SM (48) sempat datang dan kemudian mengetahui kejadian tersebut, pemilik warung coba mengusir namun ditantang pelaku dengan sajam berupa pisau.

Pemilik warung melawan dengan mengacungkan sebilah parang, akhirnya pelaku dan rekan-rekannya melarikan diri dari tempat kejadian perkara.

Korban menceritakan kejadian kepada orang tuanya, sehingga ibu korban langsung melaporkan kejadian ke pihak Polsek Paringin, ibukota Kabupaten Balangan, sekitar pukul 23.00 WITA.

Akhirnya pelaku diamankan pada Minggu (23/4) sekitar pukul 17.00 WITA di kediamannya tanpa perlawanan. Dari kejadian tersebut polisi menyita barang bukti pakaian korban serta satu lembar kalsiboard warna putih. (jun/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua