• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

Disbudpar Berupaya Pembentukan Wisata Kota Tua

Kedatangan wisata di kota sungai ini meningkat pesat, selain objek wisata pasar terapung, ikon andalan wisata Kota Banjarmasin saat ini adalah objek wisata siring sungai.

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq menyatakan, pihaknya terus berupaya untuk melaksanakan pembentukan wisata kota tua di kawasan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara.

“Langkah yang kita lakukan saat ini terus melakukan pertemuan dengan masyarakat di kawasan Sungai Jingah itu, kita berharap ada gerakan masyarakat di sana untuk mewujudkannya,’’ katanya di Banjarmasin, Kamis (7/9).

Menurut dia, pembentukan wisata kota tua atau bisa juga kampus budaya di kawasan Sungai Jingah ini hendaknya mengutamakan pendekatan berbasis masyarakat, sehingga maksimal akan terwujud.

“Kenapa sampai sekarang belum bisa terwujud, karena kita melihatnya partisipasi masyarakat masih belum maksimal, ini yang kita upayakan untuk digerakkan,’’ tutur Ikhsan.

Pihaknya pun berupaya, kata Ikhsan, agar di kawasan Sungai Jingah yang terdapat banyak rumah tua khas Banjar itu terbentuk kelompok masyarakat sadar wisata.

“Sehingga masyarakat di sana benar-benar sadar akan pentingnya kepariwisataan ini bagi daerah, khususnya bagi wilayahnya sendiri yang bisa menumbuhkan kesejahteraan ekonomi,’’ tutur Ikhsan.

Dia menyatakan, potensi besar bagi kepariwisataan untuk kawasan Sungai Jingah ini untuk meningkatkan pariwisata kota, bahkan Kalsel, sehingga sayang kalau tidak digenjot terus langkah pengembangannya.

“Ini memang harus ada campur tangan semua pihak, termasuk pihak pemerintah provinsi dan pusat untuk membentuk kampung tua di Banjarmasin ini bisa menjadi kawasan wisata sebagaimana menariknya Kota Tua DKI Jakarta,’’ ujarnya.

Menurut dia, Kota Banjarmasin dengan khazanah sungai-sungai di dalamnya memiliki daya tarik tersendiri bagi kepariwisataan, di mana ini harus dikelola baik untuk mewujudkannya layak dijual sebagai pariwisata internasional.

Hal ini bukan mustahil, papar Ihksan, karena peningkatan kedatangan wisata di Kota Banjarmasin meningkat pesat, selain objek wisata pasar terapung, ikon andalan wisata Kota Banjarmasin saat ini adalah objek wisata siring sungai.

“Kita percaya Kota Banjarmasin akan bisa mencapai target 100 ribu kunjungan wisatawan lokal dan sekitar 10 ribu mancanegara,’’ pungkasnya. (net/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua