• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Disita, Ribuan ‘Pil Jin’

Anggota Sat Resnarkoba Polres Tapin, perilahatkan barang bukti obat terlarang sebanyak 15.000 butir beserta tiga orang tersangka.
Anggota Sat Resnarkoba Polres Tapin, perilahatkan barang bukti obat terlarang sebanyak 15.000 butir beserta tiga orang tersangka.

Rantau, KP – Jajaran Polres Tapin melalui Satreskrim Narkoba kembali memangkap pengedar `pil zin’ atau obat terlarang jenis Zenith- Carnophen, dengan menyita barang bukti sebanyak 13.000 butir, Senin malam (7/11).

Dari keternagan, pada awalnya anggota medapat info bahwa pada malam itu akan ada transaksi narkoba, dan setelah dilakukan pengintaian ternyata benar.

Salah satu pelaku, Idun (22) warga Desa Parigi Kecamatan Bakarangan, saat itu membawa barang bukti.

“Sekitar pukul 23.00 WITA malam itu di halaman rumah pelaku langsung dihentikan dan ternyata memang benar tas yang dibawa berisi ribuan pil’’ kata Kapolres Tapin AKBP Zulkifli Ismail SIK, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Fathurrahman SH.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata obat terlarang berasal dari Banjarmasin yang sebelumnya dipesan oleh pelaku melalui telepon dan dikirimkan melalui jasa pengiriman barang.

Dikatakan pula, sebelumnya Sabtu (5/11) di Desa Kaladan Kecamatan Candi Laras Utara (CLU) atau perbatasan Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan Tapin juga telah ditangkap dua orang pengedar yaitu NS (30) dan AM (24) keduanya sama-sama warga Desa Jajangkit Batola.

Kedua pelaku ditangkap di Desa Kaladan bersama barang bukti Zenith.

“Obat yang disita adalah jenis baru yaitu merk Matahari, dan sebelumnya yang kita kenal hanya ada merk ZZ, Bintang, Panda dan Ibu Anak,’’ ungkap Kapolres. (ari/K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua