• Hari ini : Kamis, 22 Februari 2018

Dispora dan KONI Kalsel Akan terus Bergerak

Zakly Asswan dan Sekdaprov Harris Makkie

Banjarmasin, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus bergerak untuuk mewujudkan keinginan daerah ini menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON (Pekan Olahraga Nasional) tahun 2024.

Kadispora Kalsel, Zakly Asswan tegas mengutarakan kepada ‘Kalimantan Post’ optimismenya Kalimantan Selatan akan menjadi tuan rumah PON tahun 2024, seperti terus dicanangkan Gubernur Sahbirin Nooor dengan slogan ‘Bergerak’ yang artinya tidak diam, kepanjangan dari Berjuang Gelorakan Rakyat, karena menujadi tuan rumah multi even olahraga nasional merupakan impian masyarakat Kalsel, paparnya.

Karena itu, lanjut Zakly, sehubungan dengan Surat menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Nomor :S.12.18.1/MENPORA/SBT/XXII/2017 tanggal 18 Desember 2017, perihal : Penyelenggaraan PON berlangsung setiap 2 tahun sekali dan dapat dilaksanakan oleh 2 provinsi sekaligus sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada prinsipnya, menurut Gubernur Sahbirin Noor dalam surat jawabannya kepada menpora tertanggal 23 Januari 2018 sangat mendukung, dengan pertimbangan dengan PON 2 tahun sekali semakin banyak daerah/provinsi yang berkesempatan menjadi tuan rumah.

Akan semakin banyak ketersediaan infrastruktur berstandar internasional. Menambah tingginya freksensi penyelenggaraan multi even di tingkat nasional, dengan demikian akan ikut memacu persaingan prestasi olahraga . Dari segi anggaran, penyelenggaraan PON dengan 2 provinsi cenderung lebih effisien.

Dalam surat gubernur Paman Birin juga menyebutkan, jika penyelenggaraan PON digelar 2 tahun sekali kiranya perlu untuk cabang-cabang tertentu adanya pembatasan usia atlet..

Kadispora, Zakly Asswan memuji sikap Waketum KONI Kalsel, HM Welny yang melihat bahwa dalam Rapat Koordinasi KONI se Indonesia di Jakarta tanggal 25 Januari 2018 lalu, ada kesan KONI Pusat mendukung PON 4 tahun sekali dan ‘mempengaruhi’ semua KONI Provinsi se Indonesia yang hadir menolak rencana Menpora tentang PON 2 tahun sekali.

Saat itu Welny secara berani melakukan interupsi dan menyatakan bahwa Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, telah mengirimkan surat ke Menpora menyatakan dukungan untuk PON 2 tahun sekali..

Setelah Waketum KONI Kalsel mengutarakan hal itu, secara spontan beberapa darah lain khususnya di Indonesia tengah dan timur, ikut menyatakan mendukung PON 2 tahun sekali.

‘’Kalau PON 2 tahun sekali dan dilaksanakan 2 provinsi, maka peluang Kalsel menjadi tuan rumah mungkin PON XXII tahun 2024 akan dapat terwujud.. Dan PON XXI tahun 2022 biarlah dilaksanakan Provinsi Aceh bergabung dengan Sumatera Utara , sedangkan Kalsel bias saja tahun 2024 bergabung dengan Sumatera Barat yang juga mencalonkan diri menjadi tuan rumah,’’ jelas Zakly.

Dalam pertemuan KONI se Indonesia tersebut, NTB dan Bali yang bergabung mendaftarkan diri jadi tuan rumah PON, juga mendukung PON 2 tahun sekali dan mereka bisa saja pada PON XXIII tahun 2026,’’ cetus Zakly. (nfr/k-9)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua