• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

Ditinggal Sendiri, Mawar Dicabuli Pemulung

PENCABULAN – Posisi dipinggir sebelah kanan Kapolsek Kertak Anyar, Iptu Prastya Yana SIk, Pelaku Amir Hamzah posisi ditengah, dan disamping sebelah kiri anggota Polsek Kertak Anyar. (Kp/Anduy)

MARTAPURA, KP – Pada Sabtu (4/8) lalu, sekitar pukul 23.00 WITA menjadi petaka bagi bocah perempuan sebut saja Mawar. Sebab, di malam itu anak ingusan yang berusia sembilan tahun ini, menjadi korban pencabulan seorang pemulung.

Perbuatan nista yang dilakukan pelaku Amir Hamzah (55) tersebut, bermula saat korban sedang sakit demam.

Pelaku pun menjenguk korban di rumahnya, Desa Tembikar Kanan Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Kebetulan saat itu korban sedang tiduran sama kakaknya sambil nonton TV.

Rupanya niat membesuk itu hanya puar-pura. Sebab, merasa ada kesempatan melakukan perbuatan tak senonoh, seketika itu pula, akal bulus penjahat kelamin ini jalan.

Pria separuh baya ini kemudian membangunkan kakak korban dari tidurnya, untuk disuruh ke warung membeli obat dan makanan ringan untuk adiknya atau korban.

Ketika Mawar tinggal sendiri, pelaku kemudian mengajaknya untuk tidur dalam kamar kakaknya di belakang rumah.

Kemudian di dalam kamar itulah diduga korban dicopot semua pakaiannya tanpa menggunakan sehelai kain.

Tak lama kemudian pelaku pun juga melepas semua pakaiannya dalam keadaan telanjang bulat. Disitulah pelaku langsung melakukan hubungan yang belum saatnya dilakukan oleh anak kecil.

Merasa sudah puas korban disuruh menggunakan semua pakaiannya. Diduga pelaku sempat mengancam anak tersebut supaya tak menceritakan apa yang sudah dia perbuat ini.

Pelaku pun langsung meninggalkan Tempat Kejadian Pekara (TKP), tak lama kemudian kakak korban pun datang membawakan obat dan makanan, karena tak merasa sakit apa-apa korban pun tidur dalam kamar tersebut.

Keesokan harinya korban memberanikan diri untuk menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya.

Tak terima dengan ulah pelaku, orang tua korban kemudian lapor polisi. Awalnya orang tua korban ini melaporkan ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan, karena lain TKP-nya terpaksa anggota menganjurkan untuk melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Kertak Hanyar.

Hingga akhirnya, Amir Hamzah (55), diduga melakukan pelecehan seorang anak di bawah umur tersebut ditangkap oleh anggota Buru Sergab (Buser) Polsek Kertak Hanyar, Selasa (7/8) lalu, sekitar pukul 12.00 WITA.

Pelaku ‘dijemput’ saat berada di rumahnya, Jalan Prona IV Kelurahan Pemurus Dalam Banjarmasin Selatan.

“Tak lama menerima laporan itulah anggota langsung menuju kerumah pelaku dan melakukan penangkapan. Saat ditangkap pelaku tanpa melakukan perlawanan, kemudian pelaku langsung digiring ke Mapolsek Kertak Hanyar, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ini,” ujar Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Prastya Yana didampingi Kanit Reskrim Ipda Cahyo Sugiono SH, Kamis (9/8) kemarin.

Untuk pelaku, kata dia, akan dikenakan pasal 81 ayat 1 Subsider Pasal 76 Huruf B Tentang Perlindungan Anak.

Ipda Cahyo Sugiono menuturkan, saat kejadian orang tua korban tidak ada di rumah sedang mencari barang-barang bekas. “Oleh sebab itulah saya menghimbau kepada semua orang tua untuk lebih waspada kepada anak-anak khususnya perempuan,” timpalnya.

Kemudian

Sementara itu, Amir Hamzah membantah dan tak mau mengakui telah mencabuli korbannya.

Dihadapan awak media, ayah dua orang anak yang kesehariannya mengumpulkan barang bekas atauy memulung ini megaku, hanya mau menjenguk saja, karena sudah lama kenal sama keluarganya korban.

Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Prastya Yana WA menambahkan, aksi yang dilakukan tersangka pada saat ibu korban sedang keluar rumah.

Tersangka diduga memaksa dan mencabuli korban.  Dari hasil visum korban memang mengindikasikan mengalami kekerasan seksual.  Kejadian tersebut, membuat selaput dara korban robek.(fik/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua