• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Dua Apotik di HSS Diobok Polisi

10-2-klm-obat

KANDANGAN, KP – Polres Hulu Sungai Selatan (HSS), Polres Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengobok (razia,red) dua apotik dan menyita ribuan butir obat kadalursa berbagai merek, Selasa (13/9), mulai sekitar pukul 10.30 WITA.

Operasi yang dipimpin Kasat Res Narkoba Polres HSS, AKP Maturdi dimulai dari apotik Mustajab di Jalan Pangeran Antasari Kandangan, dan polisi sita obat kedaluwarsa jenis Averon sebanyak sembilan botol atau sembilan ribu butir.

Kemudian di apotik Hidayah yang juga berada di kawasan Jalan pangeran Antasari disita berbagai jenis obat kedaluwarsa seperti, Penecillin V sebanyak 4 kotak, Zecathiam 500mg sebanyak 2 kotak, Depogetton (cairan suntikan KB) sebanyak 2 kotak dan 6 botol, Novaron sebanyak 3 kotak, Fadiprim sebanyak 4 kotak, Phenomed 500ml sebanyak 1 kotak, Cystelis Ambroxol hcl sebanyak 2 kotak.

Kemudian Cerol Kaplet sebanyak 2 kotak, Kalmethasone sebanyak 3 kotak, Baygon cair sebanyak 2 kotak, Vermint sebanyak 1 botol, Salep oxytetracycline sebanyak 4 kotak.

Neo san mag fast 28 kotak, Rifampicin 450 mg 18 kotak, Kopi radja sarigading 10 kotak, Momilen mp 4 kotak, Momilen PL 4 kotak, Nosthyra 8 kotak, Syamil 11 kotak, Dexyl 8 kotak, Mytaderm 3 kotak, Abimag 7 kotak, Polysilane Max 3 kotak, Momilen Baby 1 kotak, Hustab P 1 kotak, Mediuric 2 kotak, Recodil 2 kotak.

Serta Uyrono 3 kotak, Kloramixin 16 kotak, Omeprazole 8 kotak, Aluuta 2 kotak, Artefit 1 kotak, Dicloflam 1 kotak, Leni cardo 1 kotak, Leni cardo 1 kotak, Noraget 1 kotak, Noperten 1 kotak, CTM 1 kotak, Xenifar 1 kotak, Xylastin 1 kotak, Rotaver 1 kotak, Infus 2 botol, Siflox 2 kotak dan Super max 3 bungkus.

Meski polisi berhasil menyita ribuan butir obat berbagai jenis dari dua apotik tersebut, tetapi tidak ada satu  ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara pemilik apotik kepada polisi mengaku, obat-obatan yang ditemukan memang tidak diperjual belikan.

Sedangkan AKP Maturdi mengatakan, razia di toko obat dan apotik ini untuk memastikan obat yang dijual kepada masyarakat adalah obat aman dikonsumsi. (fik/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua