• Hari ini : Senin, 19 Februari 2018

Dua Pencuri Warga Jawa Tengah

Tertangkap-Dua pelaku pencuri asal Jawa Tengah. (Kp Andui)

Marabahan, KP – Dua warga Jawa Tengah menjadi pelaku pencuri Handphone (Hp), di Toko Khamalia Ponsel Jalan Veteran No.30, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Kedua diciduk oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Unit Jatanras Polres Barito Kuala (Batola), para pelaku masing-masing bernama Wawan (22), dan Ahmad Fatoni Al Ma’Arif alias Gendon (20), mereka ditangkap di tempat berbeda, Kamis (19/10) dinihari lalu, sekitar pukul 01.00 WITA.

Wawan diketahui warga Desa Sangkalan, Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, dan pelaku Gendon diketahui warga Desa Patuk Rejo Mulyo, Provinsi Jawa Tengah.

Mereka terbukti mengambil barang bukti berupa satu buah kotak Hp merk VIVO tipe 1714, satu buah hp warna putih merk VIVO, serta satu buah sepeda motor Suzuki Satria F warna hitam.

Hasil curiannya itu diketahui milik Muamar (27), warga Desa Pendalaman Kabupaten Batola pemilik Ponsel Khamalia. Kasus pencurian itu terjadi Sabtu (14/10)lalu sekitar pukul 20.10 WITA.

Korban lagi lengah karena melayani calon pembeli, lalu pelaku berpura-pura ingin membeli telpon genggam. Saat korban lengah, dimanfaatkan pelaku melancarkan aksinya mengambil HP Merk Vivo 1714, lalu kedua pelaku langsung kabur bersama pelaku lainnya yang sedang menuggu diatas sepeda motor.

Mengetahui HP dibawa kabur pelaku, korban langsung berteriak minta pertolongan, akan tetapi para pelaku ini sudah kabur meninggalkan Tempat kejadian pekara(TKP).

Lima hari setelahnya, anggota menangkap kedua pencuri. Pertama polisi mengamankan pelaku Wawan di Desa Julungan Kecamatan Cerbon Kabupaten Batola, dan berikutnya pelaku Gendon di sekitaran PT.TBM Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin.

Kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolres Batola, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Batola AKP Sakun SH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku bersama barang buktinya yang sempat dijualnya ini, kedua pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHP. (fik/K-4)

 

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua