• Hari ini : Minggu, 19 Agustus 2018

Buron Narkotika Tertangkap di Depan Hotel

Banjarmasin, KP – Sembilan bulan menjadi buronan kasus Narkotika akhirnya tertangkap di depan salah satu hotel di Jalan Pangeran Antasari.

Pria yang diburu Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bernama Syaiful Effendi, atau disapa Pendi (34) diciduk petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, Jumat (20/7).

Warga Jalan Simpang Sungai Baru RT 004 Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah ini pun diserahkan ke petugas Subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Kalsel.

Informasi dihimpun, Pendi dicari petugas setelah menghilang sesaat penangkapan terhadap dua wanita yakni Del dan Sari pada 27 Oktober 2017 lalu.

Dimana penangkapan itu ditemukan barang bukti ineks dan shabu. Namun Pendi yang diduga terlibat lenyap menghilang. Hingga petugas mengetahui keberadaanya dan melakukan penangkapan.

“Saat ini yang bersangkutan pun tengah menjalani pemeriksaan,” kata Direktur Narkoba Kombes M Firman melalui Kasubdit 3 AKBP Matsari, Sabtu (21/7).

Pendi ditangkap anggota Satresnarkoba di depan Hotel Blue Atlantik, karenaq tengah dicari dan masuk DPO Direktorat Narkoba.

Diungkapkan Matsari, Pendi terlibat bisnis narkoba pada 25 Oktober 2017 silam sekitar pukul 17.30 WITA.

Ketika petugas Subdit 3 menggeledah kediaman Del di Jalan Ratu Zaleha, Gg Dewantara VII Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur. Kemudian ditemukan tujuh paket sabu berat kotor 7,30 gram, 11 butir pil XTC warna merah muda Logo B berat bersih 3,26 gram, dan delapan butir pil yang diduga XTC warna merah muda logo hello kitty.

Saat dikembangkan di tempat Sari Jalan Kuin Utara, Gang Al Mizan, RT. 02, Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin Utara, dan menemukan dua paket shabu berat kotor 3,59 gram, satu setengah butir pil XTC warna merah muda logo B.

“Saat disini Pendi berhasil kabur dan menghilang. Sejak itulah diburu karena diduga mengetahui tentang barang terlarang itu sesuai Berita Acara Pencarian Orang tertanggal 26 Oktober 2017,” ucap Matsari.(net/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua