• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Efisiensi, Pemkab Kurangi Belanja Pegawai

DPRD Banjar menggelar rapat paripurna agenda jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2017.

Martapura, KP – DPRD Banjar menggelar rapat paripurna agenda jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2017, kemarin di gedung parlemen setempat.

Bupati KH Khalilurrahman saat memberikan tanggapan atas pemandangan umum fraksi Golkar mengatakan, dalam menyusun perubahan APBD, pihaknya sudah melakukan skala prioritas terhadap belanja langsung dan tidak langsung pada setiap perangkat daerah.

“Diantaranya melalui penerbitan dan penyampaian Edaran Penyusunan RKA-SOPD yang memuat tentang prioritas belanja, terutama untuk kepentingan umum dan mengurangi belanja/pengadaan untuk aparatur/kantor,’’ tandasnya.

Dalam menanggapi pandangan fraksi PDIP Hati Nurani, Guru Khalil mengungkapkan tentang penurunan target pendapatan tidak lepas dari kondisi keuangan negara yang berimbas pada pengurangan transfer pemerintah pusat ke daerah, sehingga dengan berat hati di beberapa sektor belanja harus dikurangi dengan tetap mengacu pada peraturan berlaku dan melihat dinamisasi perkembangan pendapatan dalam negeri netto sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Keuangan 50/PMK.07/2017 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa.

“Adanya beberapa kegiatan dikurangi, disusun berdasarkan skala prioritas pada perangkat desa dengan mengedepankan program kegiatan yang wajib untuk tetap dilaksanakan dan mengurangi kegiatan kurang perlu atau bisa ditunda pelaksanaannya,’’ tambahnya.

Hal ini, sambungnya, sudah diatur dengan edaran Bupati Banjar untuk efisiensi belanja, termasuk diantaranya efisiensi perjalanan dinas luar daerah dan belanja modal aparatur. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua