Pantauan {{KP}} dilapangan Senin (8/3) di Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarmasin Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kalsel terlihat ratusan warga perkotaan berjubel dengan tertib menunggu giliran untuk melakukan setoran uang ke kas kasir BPD Kalsel.
Kepala UPPD Samsat Dispenda Kalsel A Bunyamin SH diruang kerjanya kepada wartawan Senin (8/3) mengatakan, kebijakan pemberian insentif atau pemutihan atas pajak daerah yang dilakukan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin melalui Dispenda Kalsel mendapat resfon positif warga perkotaan.
Setiap hari ratusan lebih warga perkotaan melakukan pemutihan pajak pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB II) nomor polisi DA serta pemutihan pembebasan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Disebutkan, walaupun cukup banyak warga perkotaan yang melakukan pemutihan namun warga terlihat tertib antri untuk melakukan penyetoran di Kas BPD Kalsel, dan staf UPPD terus memberikan pelayanan yang prima.
``Banyak motor-motor serta mobil tua yang hanya tersimpan di gudang sebelumnya, mulai melakukan pemutihan pajaknya, artinya resfon warga terhadap kebijakan ini cukup baik,'' ungkap penghobi tenis out door ini.
``Kita menghimbau bagi motor serta mobil yang sudah cukup lama mati pajaknya segera lakukan pemutihan dengan batas waktu hingga 31 Mei 2010,'' pungkasnya.
Lebih lanjut diungkapkan, UPPD Samsat Banjarmasin, 2010 mendapat target Pajak kendaraan Bemotor (PKB) sebesar Rp115 miliar lebih sedangkan target Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp99 miliar lebih.
``Melihat kondisi perekonomian nasional bahkan Kalsel khususnya yang terus membaik, target PKB serta BBNKB di tahun 2010 optimis bisa dilampaui, seiring dengan mulai membaiknya sejumlah harga komoditi ekspor Kalsel saat ini,'' katanya.
`` Kita optimis target PKB serta BBNKB tahun 2010 kembali akan mengalami over target seperti tahun 2009 lalu,'' jelasnya.
Disebutkan, pajak kendaraan bermotor roda dua serta mobil baru roda empat masih mendominasi pendapatan asli daerah yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan realisasi sampai Desember 2009 sebesar Rp109 miliar lebih atau naik sebesar 94 persen, sedangkan Desember 2008 target hanya 107 miliar lebih.
Dijelaskan Bunyamin, untuk pencapaian BBNKB sampai bulan Desember 2009 masih cukup baik karena berada diatas 90 persen yakni Rp86 miliar sedangkan target perubahan sebesar Rp91 miliar tahun 2008 atau hanya tercapai 94 persen.
``Diakui BBNKB memang ada sedikit penurunan, namun pendapatan diatas 90 persen bagi kantor UPPD di Kalsel masih cukup baik,'' imbuhnya.
Disisi lain, peran razia yang sering digelar pihak Kepolisian Daerah kabupaten dan kota membawa andil dampak positif dalam pelunasan pajak sepeda motor yang sudah mati pajaknya, mereka jadi takut terjaring razia.
Selain itu, didukung birokrasi pengurusan perpanjangan serta BBNKB yang terus dipermudah oleh pihak UPPD Banjarmasin atau Samsat Banjarmasin dibawah naungan Dispenda Kalsel, pengisian kendaraan bisa ditunggu 1 hari sudah selesai.
Berapa banyak berkas yang masuk setiap harinya ke Kantor UPPD Banjarmasin, menurut Bunyamin di Kota Banjarmasin khususnya sepertinya tidak terpengaruh krisis global, karena apa ? setiap mobil serta kendaraan merk baru yang dilounching pihak dealer selalu menjadi rebutan, buktinya setiap hari ada 1.000 buah berkas yang masuk setiap harinya, ungkapnya.(hif/K-7)

Pemutihan Pajak Daerah Diserbu Warga

