PT Anggoro Karya Banjarbaru bersama PT Jamsostek Kalsel melakukan sosialisasi program Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) yang dipinjamkan Jamsostek sebesar Rp20 juta kepada tiap peserta Jamsostek Kalsel, dengan KPR perbankkan BTN Banjarmasin, BTN Syariah Banjarmasin, BNI Syariah Banjarmasin serta Mandiri Syariah Banjarmasin.
Direktur Utama PT Anggoro Karya Bledug Anggoro ST, disela acara sosialisasi kerja sama KPR dengan PT Jamsostek Kalsel Kamis (11/3) kepada {{KP}} mengatakan, didasari niat agar pekerja yang tergabung dalam peserta Jamsostek memiliki hunian tetap dan nyaman.
``Ini merupakan program jangka pendek Anggoro Grup memasuki awal tahun 2010 dengan lahan yang telah dipersiapkan seluas 50 hektar, dengan 5 wilayah titik kawasan yakni di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Batulicin, Pelaihari serta Tanjung,'' ucapnya.
Disebutkan, Anggoro Grup akan membangun 1.500 rumah RS untuk tahap awal dengan titik lokasi 5 kawasan perkotaan dengan harga jual Rp70 juta hingga Rp85 juta untuk type '36 dan type '45, peserta yang sudah terdaftar sebanyak 300 peserta.
``Saya menghimbau peserta Jamsostek yang belum memiliki rumah segera manfaatkan kesempatan ini, karena uang muka dibantu sebesar Rp20 juta dari Jamsostek Kalsel..
Program ini sebenarnya sudah 2 tahun lalu berjalan, namun hasil dilapangan belum maksimal, diharapkan kerja sama pertama dengan pengembang PT Anggoro Karya, program ini dapat meringankan anggota Jamsostek yang belum memiliki hunian tempat tinggal,'' kata Kepala Jamsostek Kalsel Wahyuni Wahab kepada wartawan Hotel Arum Kamis (11/3).
Banyak kelebihan yang didapatkan pekerja ketika terdaftar sebagai peserta Jamsostek ketika sedang menjalankan tugas aktif bekerja maupun dikala sedang memasuki masa pensiun akan mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) serta uang muka untuk membeli rumah.
Selain mendapatkan tunjungan hari tua dengan puluhan juta lebih peserta juga diberikan kemanjaan dengan memanfaatkan pinjaman rumah sebagai hunian keluarga dengan flapon pinjaman sekitar Rp20 juta per orangnya bungan flat sebesar 3 hingga 4 persen, dengan lama kredit maksimal 10 tahun, imbuhnya.
Disisi lain, maksud dan tujuan Jamsostek melaksanakan ini untuk meningkatkan kesejahtraan dan membantu tenaga kerja peserta Jamsostek terhadap kebutuhan pemilikan rumah, dengan menyediakan dana uang muka KPR baik secara perorangan dan kelompok.
Disinggung syarat pekerja yang akan mendapatkan PUMP-KB, menurut Wahyuni, tenaga kerja telah terdaftar sebagai peserta program Jamsostek minimal 1 tahun dan memiliki Kartu Peserta Jamsostek (KJ).
Kemudian belum memiliki rumah sendiri yang dibuktikan dengan keterangan instansi berwenang, perusahaan peserta tertib administrasi serta mendapatkan surat pernyataan masih aktif bekerja dari perusahaannya.
``Diharapkan kedepannya sasaran kepemilikan rumah ini tidak hanya yang memiliki penghasilan (gaji) tinggi, namun juga bisa dirasakan karyawan berpanghasilan rendah,'' kata Ir Antonius Simbolon, Kabid Nyaker Disnakertrans Kalsel dalam sambutannya, yang disambut aplos undangan yang hadir.
``Saya ingatkan setiap perusahaan yang mempekerjakan karyawannya lebih dari 1 tahun dengan penghasilan Upah Menengah Provinsi (UMP) diatas Rp1 juta, karyawannya wajib ikut Jamsostek, bila tidak diikutkan ada sangsi hukumnya,'' tegas Antonius, mengingatkan kepada perusahaan yang lalai.(hif/K-7)

Kesempatan Peserta Jamsostek Miliki Rumah Murah

