Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Ekonomi Gula Impor Minggu Ini Didistribusikan

Gula Impor Minggu Ini Didistribusikan

E-mail Cetak PDF

Banjarmasin, KP - Kota Banjarmasin serta Kabupaten Banjar terbanyak mendapat jatah gula impor asal negara Thailand, karena kedua daerah ini memiliki jumlah penduduk terbanyak dibanding kabupaten dan kota lainnya di Kalsel.
Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalsel H Subarjo kemaren mengatakan, kedatangan gula impor asal Thailand sebanyak 3.000 ton akan segera disalurkan pada kabupaten dan kota, jatah terbesar gula impor akan didapat Kota Banjarmasin serta Kabupaten Banjar, mengingat di dua kawasan ini jumlah penduduknya sangat padat dibanding kabupaten kota lainnya.

Menurutnya, dalam minggu ini gula pasir impor ini akan segera didistribusikan ke kabupaten dan kota walaupun antara satu dengan yang lainnya berbeda jumlah jatah pendistribusian.

Namun, dengan masuknya gula impor sebanyak 3.000 ton tidak serta merta harga gula disejumlah pasar tradisional akan kembali bisa normal, sehingga diperlukan waktu hingga bulan April 2010 bulan depan karena sudah memasuki masa musim giling disejumlah penghasil sentra gula.

``Harga gula impor asal Thailand per kilonya sama dengan harga gula lokal yang dijual disejumlah pasar tradisional yaitu sekitar Rp10.000 hingga Rp10.500/kilo gram,'' imbuhnya.

Dijelaskan, beberapa hari yang lalu gula impor Thailand sudah memasuki Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin sebanyak 2.000 ton sedangkan sisanya yang 1000 ton akan datang beberapa hari ini karena keterbatasan daya angkut kapal.

``Kalsel termasuk yang akan mendapat alokasi gula impor sebesar 3.000 ton selain provinsi lain di Indonesia, proses pengiriman gula impor sendiri sudah dimulai sejak bulan Januari 2010,'' tambah Subarjo.

Dijelaskan, proses pendistribusian gula impor terbagi dalam tiga tahap setiap bulannya, dengan batas waktu hingga 15 April 2010.

``Sesuai peraturan apabila sudah melewati 15 April 2010, maka gula pasir impor tidak boleh lagi didistribusikan, keseluruh Indonesia, sehubungan dengan paska musim giling atau panen,'' ucapnya.

Selain itu, rencananya pemerintah pusat kembali akan memberikan jatah gula pasir operasi pasar selain gula pasir impor, langkah ini dilakukan untuk menekan harga gula dengan semakin tingginya harga gula pasir di sejumlah kabupaten dan kota.

Disebutkan Subarjo, distributor gula impor yang ditunjuk untuk mendistribusikan gula impor di Kalsel yakni Distributor Benteng Asia yang akan langsung menyalurkan kepedagang agen-agen kabupaten dan kota.

Lebih lanjut Subarjo mengungkapkan, ada sekitar 6.000 ton gula impor akan kembali melakukan sandar di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin untuk melakukan bongkar, dan harga gula impor Rp10.000/kilo dianggap harga yang paling stabil saat ini.

Ketua Gula Bersatu Kalsel H Aftahudin ketika dikonfirmasi wartawan prihal masuknya gula impor sebesar 3.000 ton mengaku gembira, dengan banyaknya gula pasir masuk di Kalsel bisa berdampak menekan harga gula.

Dijelaskannya, stok gula lokal dan rafinasi sampai Maret 2010 tersedia sekitar 2.000 ton lebih sedangkan tepung tersedia 5.000 ton, artinya kedua komoditi ini hingga 4 bulan kedepan sangat aman.

``Perlu diketahui harga gula pasir Kalsel saat ini lebih murah dari penghasil sentra gula Jatim sebesar Rp9.700 sedangkan gula lokal di Banjarmasin hanya Rp9.500,'' jelasnya sambil tertawa.(hif/K-7)