Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Ekonomi ``Bila Distributor `Nakal’ Dicabut Ijinnya’’

``Bila Distributor `Nakal’ Dicabut Ijinnya’’

E-mail Cetak PDF

BANJARMASIN, KP - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kalsel langsung melakukan sidak ke gudang-gudang distributor dan gudang gula di kawasan Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, terkait mulai melambungnya harga gula pasir.
Kenaikan harga gula ini mencapai 12 persen lebih. Bila ada distributor ‘nakal’  memanfaatkan situasi ini akan dicabut ijin usahanya.

`` Pagi Selasa (27/4) saya perintahkan anak buah saya untuk turun langsung kelapangan mencek gudang-gudang distributor serta gudang gula di kawasan Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, apa benar stok gula habis,'' kata Kepala Disperindag Kalsel, H Subarjo didampingi Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Hj Endah, kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (27/4).

Dijelaskan, ia sendiri sempat bingung tiba-tiba harga gula pasir melambung mencapai Rp9.000 lebih per kilogram beberapa hari ini dari tingkat distributor, pasar teradisional hingga kios eceran, padahal harga gula pasir sangat setabil dan suplai sangat lancar.

Menurut Subarjo, tingginya harga gula pasir saat ini akibat suplai gula dari Makassar yang terhambat sehingga mengakibatkan gula kosong dan berlaku hukum pasar permintaan tinggi harga naik.

`` Naiknya harga pasir saat ini akibat pasokan kapal dari Makassar tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, namun dipastikan harga gula akan kembali normal karena beberapa hari ini akan masuk gula sebanyak 50 kontainer atau sebanyak 1.200 ton,'' terangnya.

Ia menyebutkan, akan masuk kembali gula sebanyak 1.200 ton, jadi naiknya gula pasir murni karena gangguan angkutani kapal dari Makassar ke Banjarmasin.

Disinggung naiknya harga gula kemungkinan ada distributor ‘nakal’ yang bermain dengan menyetok gula kemudian akan dijual saat gula naik, menurut Subarjo, pihaknya meminta parat kepolisian untuk memantau ini dan kemungkinan itu bisa terjadi.

`` Jika ditemukan ada permainan distributor yang menyebabkan harga gula tidak stabil, kami tidak segan-segan akan mencabut ijinnya, untuk itu saya meminta distributor gula untuk tidak bermain-main dengan kondisi saat ini, sehingga akan merugikan banyak pihak dan dirinya sendiri,'' tegasnya.

Namun, yang saya ketahui biasanya distributor tidak akan berani melakukan stok gula berlama-lama karena gula akan basah sehingga harga jual akan turun.

Lebih lanjut diungkapkan, agar masyarakat  tidak panik atau melakukan aksi borong gula pasir, karena gejolak yang terjadi murni karena keterlambatan angkutan, dan kepada pihak PT Makassar Tene agar menjaga jadwal dan meninjau kembali agar pasokan gula bisa tepat waktu datangnya di Pelabuhan Tri Sakti. (hif/K-7)