Fikry Buka Rakor DAK Non Fisik

ditulis pada 19 Agustus 2017

Kandangan, KP – Menjelang datangnya musim kemarau para penyuluh-penyuluh di Puskesmas diminta bupati Drs H Achmad Fikry,MAP  untuk lebih sering menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi air yang tidak sehat,  yang nantinya akan berdampak pada penyakit diare.

“Cegahlah sebelum terjadi dengan memperbanyak penyampaian pada forum-forum posyandu”, kata H Achmad Fikry saat Rapat Koordinasi (Rakor) untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik yaitu Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Akreditasi dan Jaminan Persalinan (Jampersal) tahun 2017, belum lama tadi di Aula Rakat Mufakat Setda HSS.

Masih menurut bupati H Achmad Fikry, ia berharap rakor ini akan menghasilkan beberapa kesepakatan untuk percepatan daya serap DAK non fisik tahun 2017.

Dan segera mengambil langkah terhadap kelemahan-kelemahan yang ada dalam sisa waktu empat bulan supaya mencapai serapan 100%. Selain itu juga, Jampersal terus dipacu agar semua rakyat HSS yang memenuhi syarat bisa melakukan persalinan dengan perlindungan Jampersal.

Kemudian bupati Fikry mengatakan dari sisi sistem anggaran, daya serap sangat dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian penggunaan anggaran. Begitu juga keberhasilan terhadap penyerapan dana BOK non fisik tahun 2017, sangat berpengaruh dengan kucuran dana tahun 2018.

Oleh karena itu, Beliau berpesan jangan hanya mengejar target daya serap 100%, tetapi hendaknya kegiatan tersebut betul-betul sesuai dengan program serta bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan laporannya bahwa untuk capaian dana BOK sampai bulan Juli sebanyak 50,18%, sedangkan untuk akreditasi puskesmas 25,11%.

Dimana disesabkan karena baru tiga buah puskesmas yang sudah diakreditasi dan baru berjalan di bulan Agustus.

Sehingga untuk serapan sampai bulan Juli hanya untuk persiapan saja.

Selain itu, untuk Jampersal 1,88% yang digunakan untuk sewa rumah tunggu kelahiran di puskesmas Malinau, Loksado, Padang Batung, Pasungkan, Bayanan dan Sungai Raya.

Selain diperuntukan untuk sewa rumah tunggu juga untuk klaim persalinan yang dirujuk ke Rumah Sakit H Hasan Basry Kandangan. (noi/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.