• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Gerbang Emas Telah Lampaui Target

Foto : Dok

Tanjung, KP – Tekad Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong untuk mensejahterakan masyarakat yang tertuang dalam Program Gerakan Pembangunan  Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) hingga tahun ke-3 ini, telah lampaui target.

Hal itu, diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Setda Tabalong  Zahirsyah Manuar BA, di hadapan sejumlah wartawan belum lama tadi di Balai Wartawan Tabalong Balangan di Tanjung.

Menurut Zahir, sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tabalong untuk menjadikan masyarakat Kabupaten Tabalong yang sejahtera sesuai dengan visi misi Pemkab Tabalong lima tahun kedepan, Pemkab Tabalong telah memprogramkan sebanyak 12 Program Prioritas Pembangungan, diantaranya melalui program Gerbang Emas dengan memberikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebanyak Rp1 milyar perdesa, “Alhamdullilah, pemberian APBD ke desa-desa yang ada di Kabupaten Tabalong telah terlaksana, mulai tahun kedua pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Tabalong priode 2014-2019,” ujarnya.

“Hingga saat ini, desa yang telah menerima APDB dengan alokasi dana Rp1 Milyar perdesa telah terpenuhi, bahkan di tahun ke-3 ini telah melebihi target, yaitu ada desa yang telah mendapat Anggaran Dana Desa (ADD) diatas Rp1 milyar, bahkan sekarang ada salah satu desa di Kecamatan Muara Uya yang mendapat ADD sebesar Rp2,4 milyar,” terang Zahir.

Selebihnya, dalam kesempatan itu Kabag Humas Setda Tabalong ini menjelaskan, sejak ditetapkannya 12 program prioritas tersebut, Pemkab Tabalong sendiri telah menetapkan beberapa indikator keberhasilan pencapaian, yakni terbangunnya peningkatan sarana infrasturuktur desa yang lebih baik, yaitu sarana jalan dan jembatan. Juga dibangunnya fasilitas publik yang menjadi wadah berkumpulnya masyarakat. “Hingga saat ini, Alhamdulillah, sudah tidak ada desa yang tidak memiliki Kantor Desa, bahkan kondisi bangunannya ada yang lebih baik dari pada kantor kecamatan,” ungkanya.

Adapun kendala, sebut Zahir, pihak Pemkab Tabalong telah melakukan antispasi dengan melakukan pendampingan dan arahan, begitu juga jika ada indikasi kasus penyelewengan tidak langsung dibawa ke pihak yang berwajib, melainkan diadakan penanganan secara internal dulu, “jika terjadi permasalahan, maka kita gali permasalahannya dulu, jika bisa kita berikan solusi dengan baik, dan jika tidak maka baru kita tempuh jalur hukum,” ujarnya.

“Dalam melakukan pejagaan terhadap penggunaan dana Rp1 milyar tersebut, pemerintah juga telah bekerjasama dengan instansi terkait, yakni melibatkan aparat hukum tersebut dalam melakukan pembinaan, sehingga dengan demikian diharapkan dapat meminimalisir permsalahan, khususnya di bidang hukum,” sebut Zahir.

Dalam kesempatan itu, Kabag Humas Setda Tabalong ini juga mengungkapkan dengan di programkannya Gerbang Emas, diharapkan dapat memicu percepatan tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Tabalong khususnya di pedesaan. “Di tahun sebelumnya, pembangunan perekonomian tumbuh berkembang hanya diwilayah perkotaan,aka untuk tahun berikutnya, Pemkab berniat mengembangkan ekonomi di pedesaan,” ungkapnya.

“Untuk memacu perekonomian di desa, pemkab telah berusaha membamgun miniarket di setiap desa yamg di kelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), inipum juga telah mulai dilaksanakan programnya dan bahkan ada yang telah berjalan. Sedangkan nama kitaengambil nama desa setempat, misal di Desa Jaro kita beri nama ‘Jaro Mart dan lainnya,” demikian pungkas Kabag Humas Pemkab Tabalong yang juga mantan camat ini. (ros/K-6)

 

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua