• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Gerindo Kaji Ulang Peraturan Staf Khusus Gubernur

BERIKAN KETERANGAN - Ketua Gerindo mengingatkan kaji ulang segera terkait staf khusus karena tidak ada dasar hukumnya. (KP/Hifni)
BERIKAN KETERANGAN – Ketua Gerindo mengingatkan kaji ulang segera terkait staf khusus karena tidak ada dasar hukumnya. (KP/Hifni)

Banjarmasin, KP – Gerakan Reformasi Indonesia Kalsel (Gerindo) menyayangkan kebijakan Gubernur Kalsel paman Birin selaku Gubernur Kalsel yang melakukan pengangkatan staf khusus.

“Saya kira perlu dikaji ulang segera keberadaan staf khusus yang ada ini, dan libatkan pakar para tokoh, dan ahli birokrasi untuk mengangkat pejabat staf khusus tersebut, di Pematang Siantar aja sudah tidak ada termasuk Pemko Banjarmasin,” ucap Ketua PD Gerindo Kalsel Samsul Daulah bersama LSM lainnya kepada wartawan kemaren sore.

Dia menegaskan, Gubernur Kalsel tidak boleh sewenang-wenang dalam pengangkatan staf khusus, sebab banyak staf khusus yang dibubarkan seperti di Pemko Banjarmasin, dan Pemkab Pematang Siantar jangan paman terjebak pada kebijakan yang tidak populer ini.

“Dasar hukumnya apa sehingga tidak jelas pengangkatan itu, kami hanya mengingatkan karena kami ini sayang paman Birin, jangan sampai beliau terjerumus nantinya,” katanya.

UU dan PP, sambung Samsul Daulah, tidak ada yang mengatur staf khusus itu sudah sangat jelas dan terang benderang.

“Pasal 76 ayat 1(a) UU No 23/2014 berbunyi kepala daerah dilarang membuat keputusan secara khusus memberikan keuntungan pribadi, keluarga, kroni, golongan tertentu yang bertentangan dengan perundang-undangan,” beber aktivis lembaga swadaya masyarakat ini.

Berdasarkan PP No 41/2007 tentang organisasi pemerintah daerah, tidak ditemukan staf khusus. untuk persamaan eselon ditetapkan oleh MenPAN seperti eselon 2,” tandasnya.

Tentu, katanya, bila melanggar sumpah jabatan, sanksinya pemberian sesuai pasal 7 dan 8 ayat 2c, maka LSM yang keberatan dapat mengajukan gugatan yudicial review kedepannya.

“Kami mengingatkan kaji ulanh ini kepada paman karena kami sayang paman Birin,” tutup Syamsul Daulah. (hif/K-1)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua