• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Gubernur Canangkan Kebangkitan Zakat

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, menyerahkan zakat pribadinya, yang diterima langsung Ketua Bazna Kalsel, H Gusti Rusdi Effendi, pada kegiatan Kalsel Bergerak untuk Kebangkitan Zakat, di Mahligai Pancasila, Selasa (25/7).

Banjarmasin, KP – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor, mencanangkan Kalsel bergerak untuk kebangkitan Zakat. Pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan bedug oleh gubernur, bertempat di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (25/7).

“Insya Allah, pencanangan zakat pada hari ini akan menjadi upaya strategis untuk pengembangan peran fungsi dan tugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel, dalam pengelolaan zakat yang lebih baik, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakatnya,’’ ucapnya.

Menurutnya, zakat memiliki potensi yang sangat besar untuk memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan. Sejarah telah membuktikan, bahwa zakat memberikan andil yang tidak kecil untuk kesejahteraan umat Islam.

“Fakta sejarah membuktikan bahwa kesejahteraan sebuah Negara karena zakat terjadi pada pemerintahan Umar Bin Abdul Azis, meskipun beliau hanya memerintah selama 22 bulan, Negara menjadi sangat makmur dengan pemerintahan yang bersih, jujur dan zakat ditangani dengan baik. Saat itu, hampir sepertiga dunia tidak ada kelompok yang berhak menerima zakat karena semua penduduk muslim sudah menjadi muzaki,’’ ujarnya.

Sejarah manis yang telah ditorehkan pemerintahan Umar Bin Abdul Azis itu, sangat mungkin untuk diwujudkan dalam konteks perwujudan dari kesejahtaan rakyat Indonesia khususnya kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.

“Jika pengelolaan zakat tertata dengan sebaik-baiknya, tentu semua itu bisa kita wujudkan,’’ katanya.

Ketua Baznas Provinsi Kalsel, H Gusti Rusdi Effendi mengatakan, pencanangan ini merupakan salah satu bentuk upaya menumbuh kembangkan animo masyarakat untuk berzakat infaq dan sadekah yang semakin difokuskan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka pengentasan kemsikinan.

Wakil Ketua Baznas Provinsi Kalsel Gusti Mahfudz menargetkan, penerimaan zakat di Kalsel pada tahun 2017 ini sebanyak Rp2 miliar dan sampai sekarang telah mencapai Rp1,3 miliar.

“Kita optimis target Rp2 miliar dapat tercapai, seiring dengan kesadaran masyarakat Kalsel yang mempercayakan zakat agar dikelola Baznas Prov Kalsel secara profesional.(humpro/mns/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua