• Hari ini : Sabtu, 21 Juli 2018

Gubernur Usulkan Percepatan Pembangunan Listrik

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

PALANGKA RAYA, KP – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan 5 Poin Usulan untuk Pengendalian Inflasi Daerah, pada acara Sarasehan Nasional dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) VII yang digelar Rabu malam (3/8), di Function Room, Gedung Bank Indonesia (BI) Lantai 4, Jalan MH Thamrin Nomor 2, Jakarta.

Kelima poin usulan tersebut, meliputi : pertama pecepatan penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalteng, kedua, penyelesaian pembangunan infrastruktur.

Dalam pres realse disampaikan Karo Humas dan Protokol Kalteng Marianitha, usulan ketiga, pembagian Balai Jalan Wilayah Kalimantan menjadi 2 (dua) sebagaimana pembagian pembagian wilayah Komando Daerah Militer (Kodam).

Keempat, percepatan pembangunan energi listrik sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi Kalteng, yang selama ini masih dirasakan kurang oleh para investor sebagai daya tarik menanamkan modalnya di Kalteng.

Terakhir atau kelima, melakasanakan Swasembada daging sapi melalui program sapi-sawit, sebab perkebunan sawit terhampar sangat luas sebagai pakannya dari pelapah yang dibuang selama Ini.

Sementara itu, pembicara dalam sarasehan bertajuk “Membangun Indonesia dari Daerah Berbasis Sumber Daya Alam : Percepatan Infrastruktur, Perbaikan Tata Niaga, dan Reformasi
Birokrasi” tersebut adalah Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Selanjutnya pada hari ini, Kamis (4/8), Gubernur Kalteng menghadiri Rakornas TPID V Tahun 2016 yang digelar di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta. Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB terbut dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo.

Rakornas kali ini dihadiri menteri-menteri Kabinet Kerja, seperti Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Arcandra Tahar, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pertanian AmranSulaiman,
Berikutnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B.

Panjaitan, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Ketua KPK Agus Rahardjo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Seskab Pramono Anung, serta Menteri PPN/Kepala Bapenas Bambang Brodjonegoro.

Selain itu, sebanyak 34 gubernur dan nasional sebesar 3,5 455 bupati/walikota dari seluruh Indonesia jugahadir mewakili TPID daerahnya masing-masing dalam Rakornas yang diselenggarakan BI ini.
Rakornas sendiri nantinya akan memperkuat peta jalan (road map) target pengendalian inflasi persen pada 2018 mendatang.

Pada kesempatan ini, BI mengapresiasi sinergitas pemerintah pusat dan daerah yang diwujudkan melalui terkendalinya inflasi sejak tahun 2015 sebesar 3,35 persen dan inflasi tahunan hingga Juli  koordinasi pusat dan daerah dalam rangka mencapai inflasi yang rendah dan stabil.

Selain itu, Tjahjo menambahkan, “Pembangunan daerah akan berjalansinergi bila dalam pelaksanaannyasudah mengacu pada RTRW-nya dan terintegrasi dengan RTRW milik provinsi serta nasional.”

Adapun dalam upaya menyederhanakan regulasi, percepatan investasi dan perizinan serta mengurangi ekonomi biaya tinggi, pemerintah telah mencabut 3.143 Perda/Perkada yang menghambat investasi. (drt/K-8)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua