• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

Gudang Rotan Mantuil Diamuk Api Terdengar Dua Kali Ledakan

PADAMKAN API – Sejumlah personel saat memadamkan api di Gudang Rotan Jalan Tembus Mantuil Banjarmasin Selatan. (Andui/Kp)

BANJARMASIN, KP – Sebuah gudang Rotan Jalan Tembus Mantuil Banjarmasin Selatan, dilalap si jago merah, Minggu (22/7), sekitar pukul 14.00 WITA. Akibat kebakaran hebat tersebut ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran yang terjadi dari gudang rotan PT Alam Cinta Petani milik Bambang ini, sempat terdengar dua kali ledakan yang diduga berasal dari dua buah mesin dalam gudang tersebut. Bahkan suara ledakan sampai terdengar hingga Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

Waktu kejadian ada sekitar 20 pegawai buruh pabrik rotan ini sedang bekerja, beruntung ratusan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di kota Banjarmasin, langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api

Kendati lokasi kebakaran cukup jauh dari air, namun hampir satu jam berjibaku, akhirnya anggota berhasil memadamkan kobaran api.

Pada saat proses pemadaman, dua personel BPK sempat pingsan karena mengalami sesak napas. Namun cepat ditolong oleh petugas Kesehatan Puskesmas Pekauman.

Mengingat, meski api sudah padam namun kepulan asap cukup pekat meliputi lokasi kejadian kebakaran tersebut.

Sehingga tak sedikit warga dan anggota pemadam kebakaran yang berada di lokasi kejadian menutup hidungnya.

Sementara berdasarkan laporan Babinsa Kelayan Selatan, Koptu Rijani, membenarkan ada dua orang yang pingsan terhisap kepulan asap.

“Betul, tadi ada dua petugas yang sempat pingsan. Karena meski kondisi api sudah padam, tapi asap masih cukup pekat,” ungkapnya.

Informasi dari Penjaga gudang Aliansyah, tidak mengetahui asal mula api. Sebab, ia baru tahu kalau api sudah membesar dari lantai atas. Bisa jadi, kata dia, api berasal dari lantai 2.

Setelah sadar api makin menjadi, sesaat kemudian Aliansyah meminta bantuan dari warga sekitar untuk mendatangkan bala bantuan anggota BPK.

Dari keterangan penjaga malam, Hariansyah (62), kebakaran hebat itu berasal dari gudang penyimpanan rotan. Pada saat kejadian, api berasal dari bagian atas gudang. Tak lama setelah terlihat api terdengar suara ledakan, dan api semakin membesar.

“Pada saat kejadian ada sekitar 20 orang pekerja. Mengetahui terjagi kebakaran, mereka langsung menjauh dari gudang,” ungkapnya.

Sementara, saksi lain, seperti Wahyu (25) dan Bagus (24) yang juga pekerja rotan di sana mengatakan, api mulai terlihat di bagian gudang tempat penyimpanan barang.

Peristiwa ini juga langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian, dimana terlihat anggota Polsekta Banjarmasin Selatan langsung dipimpin oleh Kapolseknya, Kompol H Najamudin Bustari dan anggota Inafis Polresta Banjarmasin melakukan olah Tempat Kejadian Pekara (TKP), untuk penyilidikan supaya dapat diketahui penyebab pastinya kebakaran.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Najamuddin Bustari, ketika dikonfirmasi mengatakan, asal api diduga dari arus pendek listrik alias korsleting yang ada di lantai atas.

Meski ditaksir kebakaran yang meluluhlantakan gudang rotan itu mencapai miliaran rupiah. Namun Kompol H Najamuddin Bustari tak mau berspekulasi memperkirakan kerugian materil kebarakan tersebut.

“Anggota juga sudah mengumpulkan para saksi sebanyak 20 orang rata-rata pegawai gudang tersebut, dan kerugian pun belum bisa ditaksir,” sebutnya.(fik/K-4)

 

 

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua