Guru PAI Balangan Diminta Bentuk Organisasi

ditulis pada 18 September 2017

BINGKISAN – Diserahkan Asesten I H Supiani kepada guru PAI yang akan purna tugas.

Paringin, KP – Keluarga besar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se kabupaten gelar silaturahmi, bertempat di Mahligai Mayang Maurai, Kamis (14/9) kemarin. Hadir dalam kegiatan itu Asesten I Setdakab, H Supiani, Ketua PGRI Balangan M Idris, Kakemenag Balangan H Fahruddin, Ketua MUI Balangan H Ahmad Yusuf dan ratusan guru PAI se Balangan.

Asesten I Setdakab H Supiani dalam sambutannya menyampaikan, dengan menjalin silahturrahim antar sesama muslim merupakan suatu ibadah.

Sebenarnya guru adalah profesi mulia yang saat ini hadir di tengah-tengah kita profesi mereka sangat mulia dan guru itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa maka dari itu jadikanlah profesi guru itu sebagai ibadah serta merajut kasih menuju insan yang cerdas.

“Guru Agama Islam harus aktif mengawasi anak anak didik, jangan sampai keluar dari norma norma agama dan menjaga azas berbangsa dan bernegara,” katanya.

Asesten I meminta kepada para Guru PAI untuk membentuk organisasi.

“Dengan adanya wadah organisasi paling tidak bisa mengadakan pertemuan ruten,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Kemenag Balangan H Fakhruddin mengatakan menjadi seorang guru PAI mempunyai tantangan tersendiri bahkan mungkin lebih berat dibandingkan dengan guru mata pelajaran lainnya, sebab guru PAI terkait dengan peserta didik yang memiliki latar belakang kondisi keagamaan yang kompleks.

Lebih lanjut H. Fakhruddin menambahkan guru tak sekedar memberikan pelajaran kepada siswanya dikelas, akan tetapi secara moral bertanggung jawab dengan dituntut menjadi teladan berprilaku sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Dalam pembelajaran agama hendaknya lebih diutamakan praktek dari pada teori,” ujarnya.

“Utamakan 70 persen praktek dan sisanya teori, karena siswa akan lebih mudah memahami dengan praktek,” terangnya.

Selanjutnya H. Fakhruddin mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan silaturrahmi yang digagas guru PAI se Kabupaten Balangan.

Dia juga berharap dengan kegiatan tersebut menjadi jembatan untuk Guru PAI Balangan bisa segera membentuk organisasi kedepannya.

“Peran Guru PAI sangat penting, karena itu kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsihnya dalam membentuk generasi muda Balangan yang agamis,” ucapnya.

Dalam rangkaian kegiatan silaturahmi tersebut selain diisi dengan tausyiah yang disampaikan Ketua MUI H Ahmad Yusuf juga diisi dengan menyerahkan 5 bingkisan kenang-kenangan kepada Guru PAI yang memasuki Purna Tugas di Tahun 2017 ini, yaitu Siti Sahrah dari SD Sungai Ketapi Kec.Paringin, Rasimah dari SD Kaladan Kec. Paringin Selatan, Hartini dari SD Lingsir Kec. Paringin Selatan, Ahmad Pustati dari SD Guha 2 Kec. Batumandi dan Syarifuddin dari SD Sungai Hanyar Kec.Batumandi. (jun/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.