• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Guru Sertifikasi SMP Terancam `Menganggur’

BANJARMASIN, KP – Menyusul banyaknya sekolah SMP yang kekurangan murid akhirnya mengancam penghasilan sejumlah guru yang terdaftar dalam sertifikasi. Bahkan dari delapan sekolah yang kekurangan murid sampai sekarang berdampak para guru di sekolah tersebut.

Kedelapan sekolah SMP yang kekurangan murid tersebut masing-masing adalah SMPN 13, SMPN 16, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 22, SMPN 28, SMPN 29, dan SMPN 34 yang rata-rata jumlah muridnya tak ful dalam ruangan belajar, sehingga ada sejumlah Rubel yang menganggur.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs H Agus Totok Daryanto mengatakan, delapan dari sembilan SMP yang kemarin tak penuhi kouta akhirnya bisa terisi meski tak mencapai 30 siswa sesuai kouta dalam Ruangan Belajar (Rubel).

Jadi, kedelepan sekolah tersebut yakni, SMPN 13, SMPN 16, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 22, SMPN 28, SMPN 29, dan SMPN 34. “Memang ada delapan sekolah itu terpenuhi hanya saja tak full, rata-rata hanya sekitar 25-28 siswa saja,’’ ujar Totok, Rabu (11/7)

Bahkan, yang masih belum terpenuhi yakni SMPN 32 di Alalak karena jumlah siswanya baru 22 orang. “Baru satu Rubel disana, padahal targetnya tiga Rubel di SMPN 32,’’ katanya.

Ia mengatakan, SMPN 32 minim pendaftar karena ada beberapa sekolah lain di sekitarnya. Seperti SMPN 13 dan SMPN 29 dan SMPN berbasis agama. “Makanya terbagi juga yang daftar,’’ katanya.

Dengan ini, dampak dari minimnya jumlah siswa di SMPN 32 maka akan berdampak pula pada guru sertifikasi di SMP tersebut.

Sebab, guru yang sertifikasi harus memenuhi jam mengajarnya yakni 24 jam/ minggu, sedangkan dengan kondisi kurangnya Rubel tak akan terpenuhi. “Memang para guru sertifikasi harus penuhi jam belajarnya, dan mereka harus jam mengajar di luar sekolah itu,’’ katanya.

Sebelumnya, di Banjarmasin sebanyak sembilan sekolah yang tak penuhi kouta tersebut yakni SMPN 13 kekurangan 96 siswa, SMPN 16 kurang 67 siswa, SMPN 17 kekurangan 82 siswa, SMPN 18 kekurangan 76 siswa, SMPN 22 kekurangan 131 siswa, SMPN 28 kekurangan 231 siswa, SMPN 29 kekurang 60, SMPN 32 kekurangan 93, dan SMPN 34 kekurangan 95 siswa. (vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua