• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

Hamli Tekankan Semua SKPD Cermat Pelaporan Perencanaan Program Pembangunan

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dan Sekdako Drs H Hamli Kursani bersama Asisten I dalam bidang pemerintahan Drs H Gazi Ahmadi dan Assisten III dalam bidang administrasi drh H Rusmin A serta Kabag Pembangunan Kota Banjarmasin Ir Hj Zuraida, saat melaksanakan rapat evaluasi penyerapan anggaran pembangunan Pemko Banjaramsin, Rabu (29/8)

Banjarmasin, KP – Kegiatan rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dan Sekdako Drs H Hamli Kusrsani bersama seluruh SKPD yang dilakukan secara bergantian mendapatkan hasil yang kurang maksimal.

Bahkan hasil evaluasi Rencana Kerja Anggaran (RKA) dari sejumlah SOPD di lingkungan Pemko Banjarmasin ternyata banyak yang keteter.

Banyak dinas yang tidak menyerap realisasi anggaran diatas 50 persen, bahkan ada juga dinas yang malah nol persen realisasi.

Misalnya, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dari 100 kegiatan yang masuk programnya, ada realisasi program yang 0.

“Programnya kota sehat, persentase mereka nol persen baik fisik dan anggaran,’’ ungkap Asisten I Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Hamdi, Rabu (29/8).

Bahkan Dinkes berkilah kalau program kota sehat bukan kewenangan dinasnnya untuk melaksanakan. Program tersebut juga ada di dinas lain yakni Bappeda.

“Nah, kalau sudah begini kenapa dinas tersebut tidak koordinasi, lah ini setelah ada malah diam sehingga tak ada realiasasi nyata,’’ kata Hamdi.

Kemudian, tak hanya itu, dalam pelaporan evaluasi RKA mereka, pengadaan obat disebutkan nol persen. Untuk program ini juga ditelusuri perlahan kendalanya. Dan masalah bagi Dinkes ternyata tidak memiliki tenaga teknis pembukuan dan pelaporan yang handal.

“Mereka tak mengusai pelaporan sehingga untuk melaporkan juga salah, meskipun dari penjelasannya Dinkes sudah berjalan 98 persen,’’ katanya.

Kendala ini mestinya jadi pelajaran Dinkes atapun semua dinas di Pemko Banjarmasin.

Utamanya perlu ada laporan bagus dan koordiansi antar dinas agar program kegiatan juga tidak stagnan karena merasa bukan kewenangan masing-masing.

“Ke depan pula, tolong harus ada perencanaan matang, perlu ada koordinasi antara dinas jika misalnya ada propgram yang sama seperti kota sehat,’’ katanya.

Kabag Pembangunan Kota Banjarmasin Ir Hj Zuraida mengatakan, kegiatan evaluasi rapat penyerapan pembangunan yang menjadi program Pemko Banjarmasin ini bertujuan mengetahui sejauhmana kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memasuki triwulan III, dan tak lama lagi akan memasuki triwulan IV. (vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua