• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Harga Gabah Kalsel Turun 0,18 Persen

Turun – Harga gabah ditangan petani turun ini mungkin panen raya di beberapa kabupaten di Kalsel. (Nets)
Turun – Harga gabah ditangan petani turun ini mungkin panen raya di beberapa kabupaten di Kalsel. (Nets)

Banjarbaru,  KP – Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan mencatat rata-rata harga gabah kering panen tingkat petani setempat turun 0,18 persen pada Agustus 2016.

Kepala BPS Kalsel Diah Utami di Kota Banjarbaru, Minggu, mengatakan survei harga gabah selama Agustus 2016 dilakukan terhadap 79 observasi di 10 kabupaten.

“Selama Agustus, komposisi jumlah observasi dari 79 transaksi harga gabah pada 10 kabupaten didominasi Gabah Kering Panen (GKP),’’ ujarnya menyebut hasil resmi statistik BPS.

Ia mengatakan sepuluh kabupaten yakni Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Bumbu dan Balangan.

Ia mengatakan, penurunan rata-rata harga gabah kualitas GKP ditingkat petani sebesar 0,18 persen dari harga Rp5.415 per kilogram bulan Juli 2016 menjadi Rp5.405 per kilogram di bulan Agustus.

Disebutkan, penurunan harga gabah juga terjadi ditingkat penggilingan yakni sebesar 0,08 persen dari harga Rp5.513 per kilogram bulan Juli menjadi Rp5.509 per kilogram bulan Agustus.

“Komponen mutu gabah selama bulan Agustus cenderung fluktuatif dengan rata-rata kadar air (KA) dan kadar hampa gabah kualitas GKP masing-masing 14,88 persen dan 2,87 persen,’’ ungkapnya.

Menurut dia, harga gabah tertinggi di tingkat petani berasal dari gabah kering panen (GKP) kualitas Siam Rukut senilai Rp7.273 per kilogram di Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut.

“Harga terendah sebesar Rp3.900 per kilogram berasal dari gabah kualitas GKP varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,’’ ujarnya. (net/K-7)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua