• Hari ini : Jumat, 25 Mei 2018
  • 28 C

Harga Gula Turun Menjadi Rp12 Ribu Perkilo

GULA KEMBALI TURUN – Setelah sangat stabil harganya beberapa bulan lalu sepekan ini jelang lebaran Idul Adha harga gula pasir kembali turun dari Rp12500,- menjadi Rp12,000,- saja lagi per kilonya. (KP/Hifni)

Banjarmasin, KP – Setelah cukup lama mengalami kestabilan harga disejumlah pasar tradisional sejak beberapa bulan yang lalu satu pekan ini ketika akan memasuki lebaran Idul Adha harga gula pasir kembali turun dari sebelumnya Rp12500,- turun menjadi Rp12,000, per kilonya.

Menurut keterangan sejumlah pedagang Pasar Lama dan Teluk Dalam harga gula dalam sepekan ini kembali turun harga jelang memasuki lebaran dari Rp12500,- turun menjadi Rp12000,- per kilonya.

Ridho seorang pedagang di pasar Pasar Lama kepada wartawan, menjelaskan turunnya harga gula pasir ini sudah dimulai sejak dari distributor besar di Pasar Lima ketika pedagang membeli dalam bentuk karungan dari Rp575,000,- turun menjadi Rp565,000,- per karungnya.

Dengan kembali turunnya harga gula pasir ketitik normal ini membawa dampak pada penjualan gula pasir permintaan semakin meningkat teruatama dari para penjual kue.

“ Sebagai pedagang berharap harga gula yang sangat normal ini dibanding kebutuhan pokoknya terus dijaga kestabilannya hingga tutup tahun 2017,” sebut Ridho lagi.

Menurut Shanty pedagang Pasar Teluk Dalam, stabil dan turunnya harga gula seperti ini karena pasokan yang sangat lancar dari sentra penghasil Pulau Jawa dan Sumatera karena disini sedang mengalami panen raya.

“ Kami sebagai pedagang sangat senang bila harga gula stabil seperti ini karena daya beli sangat meningkat baik dari para pengecer dan ibu rumah tangga dibandingkan ketika harga gula sedang mahal,” lanjutnya.

Terpisah Kadivre Bulog Kalsel Dedi Supriadi, mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah memperkenalkan kemasan gula 1 kiloan bersama Paman Birin dengan harga hanya Rp11,800,- perkilonya.

“ Kami sudah melakukan antisifasi lonjakan harga gula paasir dengan menyediakan stok yang mencukupi hingga sampai lebaran Idul Adha dilakukan mulai sekarang stok yang tersedia sebesar 1400 ton lebih.

Keperluan gula pasir dibanua ini cukup besar ada sekitar 50 ton per bulannya sedangkan di Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog yang tersebar dikota ini memerlukan sebesar 10 sampai 11 ton gula perbulannya.

Yani penjual kue Banjar dikawasan Pasar Lama mengaku sangat gembira harga gula pasir kembali turun dari Rp12,500 menjadi Rp12,000,- per kilonya jelas ini sangat membantu para UMKM dalam menjual dagangannya karena gula bagi penjual kue salah satu kebutuhan pokok utama selain terigu.

“Biasanya memasuki lebaran atau hari besar keagamaan lainnya permintaan gula pasir meningkat karena permintaan kue bolu dan kelemben banyak mendapat pemesanan, hingga sehari memerlukan 30 sampai 40 kio gram begitu juga permintaan terigu,” sebut nenek satu cucu ini. (hif/K-7)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua