• Hari ini : Kamis, 22 Februari 2018

Harga Ikan Kering Terus Melonjak

BANJARMASIN, KP – Memasuki tahun 2018 harga ikan kering terus melambung tinggi. Bahkan kini harga ikan kering jenis telang Rp150 per kilonya, sehingga semakin sulit terbeli para ibu rumah tangga.

Dari penuturan pedagang kenaikan harga ikan kering dikarenakan pasokan yang terus berkurang karena gelombang ekstrem sehingga nelayan kesulitan untuk melaut padahal dalam kondisi normal harganya dijual Rp80 sampai Rp85 ribu perkilo.

Malah dari pengakuan para penjual ikan kering telang dikawasan Pasar Lama dan Sentra Antasari Selasa (6/2) hampir semua harga jenis ikan kering mengalami kenaikan seperti ikan kering telang yang paling disukai warga banua dijual Rp150 ribu lebih per kilonya sedangkan harga ikan kering peda dijual Rp50 per kilo.

Naiknya semua ikan kering karena pasokan yang melambat karena terjadi gelombang besar dilaut lepas sehingga nelayan enggan melaut dan mereka lebih banyak bertahan dikampung sambil menunggu laut mulai mereda.

Selain harga ikan kering telang yang naik juga diikuti harga ikan kering tongkol dijual Rp45 ribu, telang Rp145 ribu, selungsungan Rp50 ribu perkilo, sepat kering Rp80 ribu serta papuyu Rp50 ribu per kilonya, pihaknya menaikan harga karena pasokan ikan kering setiap minggunya selalu berkurang biasanya dipasok nelayan Tabanio dan Tanbu, katanya.

Dengan naiknya harga ikan telang, peda, selusungan yang paling disukai warga banua membuat penjualan turun hampir 50 persen lebih karena semakin sepi pembeli ibu rumah tangga lebih memilih ikan sungai atau ikan murah lainnya, karena ikan kering ini bukan kebutuhan utama mereka.

“Kami hanya berharap dari penjual makanan siap saji lagi setiap harinya yang membeli cukup banyak hingga kiloan sedangkan ibu tangga hanya on onan atau seperempat saja membelinya paling banyak,” jelasnya.

Beda dengan para penjual ikan kering dikawasan pantai Angsana Tanbu ikan yang mereka jual masih bertahan dengan harga lama seperti ikan kering telang dijual Rp85 ribu sampai Rp90 ribu per kilonya dan ikan ini paling disukai warga yang datang berwisata ke pantai ini 1 hari bisa terjual hingga ratusan kilo, jelas Ningsih warga Asam-Asam kepada wartawan kemaren.

Pihaknya memang tidak menaikkan harga jualnya meskipun ada kesempatan untuk menaikkannya karena pengunjung pantai Anksana sepekan setelah tahun baru sangat banyak namun karena pertimbang daya beli mereka bertahan dengan harga lama agar stok ikan yang lama mereka jual bisa habis dalam sepekan ini apalagi saat ini musim hujan menjemur yang ada mengalami kesulitan.

Selain ikan telang yang dijual terjangkau juga ikan-ikan kering lainnya seperti ikan selungsungan dijual Rp10 ribu,- setengah kilonya, peda kering dijual Rp30 ribu per setengah kilonya, cumi-cumi ukuran sedang dijual 55,000,- setengah kilo dan udang papai Rp100,000 per kilonya,” ungkapnya.

“Alhamdulilaah dengan harga ikan kering seperti ini penjualannya cukup baik pengunjung yang menanyakan harga langsung melakukan transaksi mereka umumnya membeli ikan telang sekitar 1 ekor dengan timbangan hampir 1 kilo lebih, karena ikan kering dikotanya cukup mahal” tambah Ijah penjual ikan lainnya.

Selain ikan telang yang paling laku dan paling dicari juga ikan jenis selungsungan ukuran sedang karena harganya sangat terjangkau dalam satu bungkus isinya sangat banyak kemudian juga cumi-cumi.

“Kami jualan dikawasan disini tidak mengambil kesempatan ketika banyak musim pengunjung seperti ini kepantai Angsana harga dinaikkan namun kami masih memakai harga lama karena semakin banyak yang datang semakin cepat ikan kering yang kami bawa habis terjual,” lanjutnya.

Saat ini antara permintaan dengan pasokan masih berimbang karena stok lama masih banyak tersedia meskipun saat ini musim gelombang besar dan nelayan mulai kesulitan melakukan penangkapan ikan kelaut luas.

Nani warga Jalan Sutoyo S mengaku terkejut dengan harga ikan kering yang cukup muhal perkilonya dipasar tradisional Banjarmasin padahal sebelumnya di Banjarmasin Rp100 ribu per kilo dijual disejumlah pasar tradisional untuk ikan telang naik menjadi Rp140 sampai Rp150 ribu per kilonya.

Dikatakan, naiknya harga ikan telang diikuti juga harga ikan kering lainnya seperti peda, selungsungan, otek, bawal dan ikan kering lainnya cukup merepotkan keluarganya karena suaminya paling suka ikan kering. (hif/K-7)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua