• Hari ini : Rabu, 18 Juli 2018

Hasnur Akan Merombak Total Skuad Barito Putera

Hasnuryadi
Hasnuryadi

Banjarmasin, KP – H Hasnuryadi H Sulaiman HB sebagai Manager dan juga putera dari owner Barito Putera, akan melakukan perombakan terhadap tim kesayangan Urang Banua tersebut, menyusul hasil kurang menggembirakan yang diraih dalam Turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) tahun 2016.

Hasnur menyatakan masalah perombakan Barito Putera tersebut kepada wartawan , melalui Media Officer Verdy B Hendratmoko, usai laga menyedihkan setelah Barito Putera dikalahkan tamunya PSM Makassar di stadion 17 Mei Banjarmasin  1-2 (0-1), Sabtu malam (1/10) kemarin.

Pihak management, tambah Verdy akan melakukan evaluasi total, baik terhadap pelatih dan juga para pemain, sehinggga nantinya akan dioputuskan adanya perombakan tersebut.

Sudah Sesuai skema

Dalam jumpa pers dengan wartawan di ruang Press room Stadion 17 Mei Banjarmasin, Assisten Pelatih Yunan Helmy mengutarakan, dalam laga melawan PSM Makassar, semua pemain sudah berjuang secara maksimal dan sudah sesuai dengan skema yang diberikan.

Namun meskipun sangat banyak peluang, Barito justeru kebobolan pada babak awal dan ketinggalan satu gol bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua para pemain Barito kembali melakukan pressure dan mengurung daerah pertahanan PSM, namun lagi-lagi tidak membuahkan hasil, malahan kembali kebobolan, sehingga ketinggalan 0-2.

Meski sudah ketinggalan 0-2, pemain-pemain Barito Putera tidak patah semangat, terus melakukan tekanan demi tekanan, sampai akhirnya membuahkan hasil, sehingga kedudukan menjadi 1-2.

Setelah itu Barito terus menggempur PSM, tetapi sampai peluit panjang tidak mampu menyamakan kedudukan.

‘’Kami  mohon maaaf atas kegagalan meraih poin di kandang sendiri,’’ kata Yunan Helmi dengan nada terharu.

Layak Menang

Sementara headcoach/manager PSM Makassar, Robert Rene Alberts. Dengan nada pongah menyatakan bahwa timnya memang layak menang dalam laga tersebut.

Robert Rene mengakui serangan yang dilakukan para pemain Barito Putera memang terlihat menakutkan, tetapi tidak effisien.

‘’Mereka memang lebih menguasai bola dan lebih banyak melakukan tekanan tetapi tidak effektif, sehingga tidak mampu menghasilkan gol, tukasnya.

Dalam laga kemarin, Barito yang dimotori Luis Carlos Junior langsung melakukan pressure begitu kickoff dimulai oleh wasit Kusni dari samarinda.

Tercipta beberapa peluang  hingga menit ke 15, namun keberuntungan lebih berpihak pada tim tamu, sehingga tekanan dan gempuran yang dilakukan Lasykar Antasari tidak membuahkan hasil, malah sebaliknya pada menit ke 17, ketika melakukan serangan balik  penyerang PSM, M Rahmat berhasil membobol gawang Barito yang dikawal Muhammad Riyandi.

Memasuki babak kedua tim asuhan Mundari Karya ini tetap membuat inisiatif serangan, namun mudah dibaca ooleh pemain bertahan tim tamu, sehingga tetap tidak membuahkan hasil.

Menit ke 56 pemain asing bertubuh jangkung  dari PSM, Willem Jan Plum berhasil melewati beberapa pemain Barito , kemudian melesakkan gol kedua tim tamu.

Barito akhirnya mampu memperkecil kekalahan menit ke 59  melalui Luis Junior.
(k-9)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua