• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

Hibah Panggung Siring Laut Dibangun PT SILO

HIBAH – Panggung Siring Laut Kotabaru. (KP/Andi)
HIBAH – Panggung Siring Laut Kotabaru. (KP/Andi)

Kotabaru, KP – Kamis (22/12), lalu pemerintah Kabupaten Kotabaru, menerima hibah Project pengembangan kawasan lapangan/panggung siring laut  dari PT.SILO.

Penerimaan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan akta perjanjian hibah dan berita acara serah terima yang di tanda tangani bersama, direktur Utama PT.Silo, Efendi Tios dan Bupati Kotabaru, H. Sayed Jafar Al-Idrus, dilanjutkan penyerahannya kepada pemerintah Kabupaten Kotabaru, dalam hal tersebut, kepada Bupati H. Sayed Jafar.

Pembangunan dan pengembangan Panggung Siring laut oleh perusahaan tambang PT.SILO pada tahun 2014 lalu, belumlah rampung hingga seratus persen.

Sementara pemnagunan tersebut dilakukan sebagai Persiapan pesta Nasional Hari Nusantara tahun 2014 yang dipusatkan di Kabupaten Kotabaru, yang melibatkan berbagai elemen dan unsur masyarakat, termasuk perusahaan dan swastawan.

PT. Sebuku Iron Leteritic Ores ( PT.SILO ) sebuah perusahaan pertambangan bijih besi di kawasan Kabupaten Kotabaru, mengambil peran besar dan penting dalam pelaksanaan Hari Nusantara tersebut, dengan membangun tambahan panggung di atas air laut, siring laut,  sebagai persiapan tempat pusat upacara Hari Nusantara yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo disertai kabinetnya dan para Gubernur di seluruh Indonesia.

Namun hingga pelaksanaan Hari Nusantara berahir, penyerahan bangunan panggung siring laut sebagai asset daerah Kabupaten Kotabaru belum dilaksanakan oleh PT. Silo kepada Pemerintah Daerah.

Bupati Kotabaru Sayed Jafar menargetkan kelanjutan pembangunan proyek pengembangan Lapangan siring laut tersebut harus selesai pada tahun 2017 mendatang, agar bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kotabaru.

“Kita targetkan 2017 pembangunan lapangan siring laut tersebut akan selesai”. Tegas Sayed Jafar.

Bupati Sayed Jafar mengharapkan, masyarakat kotabaru bisa menjaga bersama kebersihan dan keindahan lapangan siring laut tersebut, agar manfaatnya dapat selalu dirasakan.

Sementara, dijelaskan oleh Plt.Kepala BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Zainal Ariffin bahwa, “hibah project pengembangan kawasan lapangan siring laut ini diawali dari pernyataan ketidak mampuan PT. silo group untuk menyelesaikan Project Pembangunan pengembangan Lapangan tersebut, sehingga Pemerintah Kabupaten Kotabaru  mengambil alih melanjutkan pembangunan tersebut, dikarenakan Project Lapangan Siring Laut merupakan obyek strategis yang terletak didepan Kantor Bupati Kotabaru dan juga merupakan obyek Pariwisata.

Karenanya, pembangunan project pengembangan lapangan siring laut hanya bisa dilanjutkan dengan cara dihibahkan terlebih dahulu dari PT. SILO kepada Pemerintah Daerah, sehingga Pendanaannya bisa dimasukkan ke dalam Anggaran Perbelanjaan dan Bangunan Daerah, APBD Pemerintah Kabupaten Kotabaru, pungkas H. Zainal Arifin. (and/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua