• Hari ini : Rabu, 18 Juli 2018

Hifzil Qur’an Putri Kalsel Masih Diposisi Teratas

Nuriyah bersama H Ahmad Bugdadi, selaku pelatih sebelum tampil pada babak penyisihan MTQ Nasional XXVI tahun 2016 cabang tahfizul Qur'an 5 juz dan tilawah.  (KP/Ist)
Nuriyah bersama H Ahmad Bugdadi, selaku pelatih sebelum tampil pada babak penyisihan MTQ Nasional XXVI tahun 2016 cabang tahfizul Qur’an 5 juz dan tilawah. (KP/Ist)

Mataram, KP – Remaja putri Kalimantan Selatan (Kalsel), Nuriyah binti Jurian, yang berusia 13 tahun, yang berasal dari Desa Pendalaman Barambai, Kabupaten Barito Kuala (Batola), untuk sementara masih kokoh bertengger di posisi teratas, pada cabang Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) golongan 5 juz dan tilawah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVI di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel, Hidayatturrahman kepada {[KP]} dari Mataram, menginformasikan tentang kesiapan Nuriyah saat dikonfirmasi kesiapannya jika masuk babak final. Remaja berparas manis ini hanya mengatakan akan berusaha semampunya untuk Kalsel.

“Menjunjung tinggi kesucian Al-Qur’an dan membawa harum nama daerah, itulah cita-cita yang ada dibenak saya. Kalau jadi juara terasa berat, namun apa salahnya berusaha,’’ katanya, sambil makan siang ditemani sang ayah dan ikan abon gabus buatan ibunya.

Memasuki hari ke empat pelaksanaan MTQ Nasional XXVI di Kota Mataram NTB, dengan nilai 95,81 Nuriyah masih mengungguli peserta lainnya dari Sumatera Barat atas nama Nabilla Suharso dengan nilai 94,13 dan dari provinsi tetangga Kalteng atas nama Vira Mawada Rahma dengan nilai 93,58. Sementara, untuk menjadi yang terbaik pada pentas MTQ Nasional amatlah berat, karena tentu materi utusan berbagai provinsi lain merupakan yang terbaik di antara yang baik.

Hal itu sangat disadari oleh Hj Nurmilati, Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalsel, di sela kesibukannya mendampingi para Kafilah MTQ Nasional XXVI Kalsel di Kota Mataram, Rabu (3/8).

“Pesaing kita sangat banyak. Ada beberapa anak kita yang tergeser posisi peringkatnya dibeberapa cabang lomba yang kemaren sempat masuk pada 3 besar dan malah sudah masuk semifinal. Anak-anak sudah maksimal dan daerah lain tentu bermateri orang yang terbaik dan berusaha untuk tampil lebih baik pula,’’ katanya.

Dilanjutkannya, penampilan para kafilah Kalsel pada MTQ Nasional kali ini, sebenarnya tidak terlalu buruk dan hal tersebut dapat dilihat pada posisi rengking masing-masing cabang lomba yang diikuti. “Masuk 10 besar di antara 34 provinsi sudah lumayan baik dan ini akan menjadi evaluasi kita untuk MTQ Nasional mendatang,’’ pungkas Nurmilati.(lia/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua