• Hari ini : Selasa, 24 April 2018

Histeris Temukan Adik Tewas Kesetrum

HISTERIS – Sang kakak histeris temukan adiknya, Ari (16), tewas kesetrum saat hendak mencari ikan, Selasa pagi (15/11), sekitar pukul 08.00 WITA. (KP/Andui)
HISTERIS – Sang kakak histeris temukan adiknya, Ari (16), tewas kesetrum saat hendak mencari ikan, Selasa pagi (15/11), sekitar pukul 08.00 WITA. (KP/Andui)

Banjarmasin, KP –  Naas dialami seorang remaja, Ari (16), tewas kesetrum saat hendak mencari ikan, Selasa pagi (15/11), sekitar pukul 08.00 WITA.

Korban diketahui warga Jalan Simpang Limau RT 5 Kelurahan Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan.

Mengalami luka bakar di bawah puting susu sebelah kanan. Dari kronologis, saat itu seluruh keluarga korban sedang berkumpul di rumah, karena di luar hujan lebat.

Sedangkan korban tidur di rumah, dan kemudian saudaranya keluar rumah untuk membeli makanan.

Saat lengah itulah korban dari rumah tanpa ada yang mengetahui, menyetrum ikan tak jauh dari rumahnya.

Ketika saudaranya sampai di rumah, langsung mencari keberadaan adiknya (korban,red) untuk diajak makan bersama.

Salah satu kakak korban langsung mencari adiknya yang nomor tiga ini dari empat bersaudara, dan histeris temukan sudah dalam keadaan terlungkup dan dinyatakan meninggal dunia.

Tak lama kejadian, sejumlah anggota Emergency atau Rescue Gabungan dan anggota kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Selatan, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Di sana anggota menyita barang bukti berupa kabel digunakan untuk menyetrum ikan di sungai.

Pihak keluarga merelakan kematian korban dan tak mau dilakukan visum, dan langsung dibawa ke rumah duka.

Dari keterangan kakak korban Rifani (24), waktu itu di rumah memang sedang berkumpul dan terlihat korban sedang tidur-tiduran di dalam rumah.

“Ketika ditinggal mencari makanan bersama saudara lainnya inilah, adik kami keluar rumah dan rupanya mencari ikan dengan alat yang dialiri listrik,’’ ujarnya.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskim, Ipda Sugianto, membenarkan adanya korban kesetrum. (fik/K-4)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua