• Hari ini : Kamis, 24 Mei 2018
  • 28 C

HM Taufik Effendie Dapat Penghargaan

Banjarmasin, KP – Pemilu Legeslatif (Pileg)  2019, Partai Golkar selektif dalam merekrut para calonnya.

Bahkan tak tanggung tanggung partai berlambang pohon beringin tersebut akan menindak tegas  kepada kadernya jika terlibat narkoba

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, H Supian HK pada penutupan orientasi fungsionaris Partai Golkar, Selasa (15/5).

Saat itu pula, sejumlah tokoh mendapat penghargaan, diantaranya diketahui HM Taufik Effendie SE MBA, almarhum H Anang Adenansi.

Untuk H Anang Adenansi, penghargaan diterima putranya, Anang Rosadi Adenansi.

Begitu juga dengan HM Taufik Effendi yang tak bisa hadir, penghargaan diserahkan kepada sang anak Troy Satria.

Anang Rosadi mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Ia pun berharap Golkar harus bisa lebih baik lagi.

“Tagline tak hanya slogan, tapi harus diwujudkan,’’ saran mantan anggota DPRD Kalsel yang kali ini juga bergabung dengan Golkar.

Ia mengaku memang punya darah Golkar, sebab sang ayah almarhum H Anang Adenansi dikenal juga sebagai tokoh partai beringin.

Sementara Troy Satria memandang ini penghargaan tinggi dari Golkar untuk ayahnya, HM Taufik Effendie.

“Mungkin Golkar sudah melihat jejak rekam ayah saya hingga dipandang pantas menerima penghargaan ini,’’ ujar Troy yang juga memegang jabatan sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kalsel ini bangga.

Pada bagian lain d

ikemukakan Supian HK yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalsel ini, hal iitu dilakukan sesuai dengan tagline Golkar, salah satunya ‘bersih’.

“Bersih disini punya makna luas, termasuk bersih dari narkoba dan barang memabukan lainnya,’’ tegas Supian HK kepada {[wartawan]}.

Lantas jika dicoret, adakah caleg pengganti?. Supian HK menjamin banyak pengganti bakal calon wakil rakyat.

“Kita siapkan 100 persen bakal caleg sebagai pengganti. Ini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satu jika caleg terlibat narkoba,’’ ucapnya.

Ditambahkan pula, usai dinyatakan lulus, 430 bakal calon legislatif (caleg) yang mengikuti orientasi fungsionaris, harus menjalani tes urine.

“Kita akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel untuk mentes urine bakal caleg,’’ ucapnya.

Pada orientasi yang dilaksanakan 2 gelombang, DPD Golkar juga memberikan penghargaan untuk peserta terbaik, termasuk tokoh partai ini. (fin/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua