• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

HST Siapkan Produksi Unggulan Perikanan

BUPATI HST - H Abdul Latif, Wabub H A Chairansyah serta Ketua DPRD HST H Saban Effendi saat mengnjungi Kecamatan Barabai. (KP/Ary)
BUPATI HST – H Abdul Latif, Wabub H A Chairansyah serta Ketua DPRD HST H Saban Effendi saat mengnjungi Kecamatan Barabai. (KP/Ary)

Barabai, KP – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, menyiapkan produksi unggulan daerah di sektor perikanan, dengan meningkatkan produksi ikan lokal di beberapa kecamatan di daerah ini.

Wakil Bupati HST H A Chairansyah di Barabai Selasa mengatakan, pengembangan produksi ikan lokal tersebut, akan dibagi di beberapa kecamatan, sesuai dengan pengembangan perikanan daerah masing-masing.

“Kita ingin menjadikan beberapa daerah di HST sebagai unggulan jenis ikan tertentu, dengan kata lain di banua kita nantinya ada yang namanya Kampung Papuyu, Kampung Haruan, dan lainnya,” katanya.

Program tersebut, tambah dia, akan mendorong seluruh masyarakat, untuk bersedia melaksanakan usaha budi daya ikan dalam rangka pencapaian pemenuhan ikan di daerah.

Melalui produk unggulan sektor perikanan di masing-masing daerah, tambah dia, akan memudahkan warga untuk mendapatkan ikan yang mereka inginkan, misalnya ingin ikan papuyu, warga tinggal menuju ke Kampung Papuyu, demikian juga selanjutnya.

Program pengembangan daerah unggulan tersebut, kata dia, sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendukung program peningkatan makan ikan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masayarakat.

“Tujuan akhir dari sentra penghasil ikan tersebut adalah, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menjadi nyata,” katanya.
Salah satu upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan di HSS, tambah dia, antara lain dengan program makan ikan yang telah digelar beberapa waktu lalu.

“Melalui program gemar makan tersebut, saya berharap dapat dijadikan momentun untuk mengoptimalisasi dan meningkatkan pola konsumsi ikan di masyarakat, guna pembentukan generasi kita yang lebih sehat,dinamis dan cerdas,” katanya

Sebelumnya, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel Fathurahmani mengungkapkan, angka konsumsi ikan masyarakat Kalsel pada tahun 2015 lalu adalah 47,61 Kg/Kapita/tahun, sedangkan Kabupaten HST adalah 50,64 Kg/Kapita/tahun.

Berdasarkan data tersebut, konsumsi ikan warga HST berada di atas rata-rata konsumsi ikan provinsi, diharapkan program gerakan makan ikan akan semakin meningkatkan konsumsi ikan generasi muda daerah.
Program tersebut, sekaligus juga mendorong mayarakat untuk meningkatkan budi daya ikan, untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kalsel bahkan luar daerah. (net/K-6)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua