• Hari ini : Rabu, 19 September 2018

HSU Upayakan Percepat Eliminasi TBC

BUPATI HSU – H Abdul Wahid melakukan penandatngan kesepakatan percepat eliminasi TBC disaksikan Gubernur dan Menkes. (KP/Novendra)

Amuntai, KP – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan penandatangan kesepakatan bersama terkait percepatan eliminasi TBC, penurunan stunting, peningkatan cakupan serta mutu imunisasi menuju Kalimantan Selatan (kalsel) yang sehat.

Penandatangan kesepakatan bersama oleh Bupati HSU Drs H Abdul Wahid MM MSi belum lama tadi di Banjarmasin disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek dan juga Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Dalam kesempatan itu Wahid mengatakan beberapa hal yang telah dilakukan sebagai upaya percepatan eliminasi TBC adalah, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan baik di RSUD Pambalah Batung Amuntai ataupun di puskesmas se Kabupaten HSU.

Disampig itu HSU juga selalu berupaya meningkatkan anggaran program penanggulangan TBC setiap tahunnya, untuk tahun 2018 sebesar Rp. 286.875.000, lanjutnya.

Sosialisasi dan diseminasi informasi program penanggulangan TBC juga gencar dilakukan dengan sasaran para pemuda,remaja, pelajar,santri, ormas, tokoh ormas, masyarakat dan lintas sektor, pembuatan media promosi melalui leaflet, pamphlet dan iklan di TV local juga intens dilakukan.

Penjaringan suspect dan penemuan kasus TBC juga selalu dilakukan, tata laksana kasus TBC, pemberian makanan tambahan, pelaporan dan pendataan data tiap triwulan, pembuatan buffer stock logistic P2TBC dan bimbingan teknis, supervsi dan monitoring secara berkala juga menjadi perhatian dirinya, terang Wahid.

Menurut Wahid, rekap hasil TCM RSU PB Amuntai sejak Oktober 2017 adalah, jumlah terduga TB Resisten obat yag di TCM 33 orang, Jumlah hasil TCM MTB Neg 17 orang, jumlah hasil TCM MTB Sensitif Ripamsin 13 orang dan Jumlah hasil TCM MTB Resisten Ripamsin menjadi 3 orang.

Sementara itu Menkes mengapresiasi Bupati HSU atas komitmen dan kinerjanya sehingga RSUD Pambalah Batung Amuntai berhasil meraih akreditasi paripurna dari KARS dan juga Puskesmas Kecamatan Haur Gading yang berhasil menjadi satu-satunya puskesmas di Kalimantan Selatan yang meraih akreditasi paripurna.

Tidak hanya sampai disitu, Menkes yang ramah ini juga mengapresiasi trobosan Bupati Wahid dalam memberikan jaminan bagi ibu-ibu yang akan melakukan persalinan melelalui program Jampersal.

Apresiasi tersebut disampaikan Menkes pada saat menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin Rabu, 4/4.

Dalam acara yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Syahbirin Noor, Bupati Wahid juga diminta menjadi pembicara/narasumber tentang upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam melakukan percepatan eliminasi TBC di Kabupaten HSU.

Sementara bu Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek dalam sambutannya menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar yang sangat penting, sehingga pemerintah termasuk pemerintah daerah harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Nila mengatakan kesehatan yang tidak baik apalagi banyak generasi yang mengalami kasus TBC dan Stunting maka akan menjadi beban berat Negara dan daerah, disinilah pentingnya upaya percepatan terhadap eliminasi TBC, penurunan stunting, peningkatan cakupan serta mutu imunisasi. (nov/K-6)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua