Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Hukum & Kriminal Hukum Usai Diperkosa, Dibunuh

Usai Diperkosa, Dibunuh

E-mail Cetak PDF

Dugaan perkosaan terhadap korban, diperkuat tetesan darah (maaf) di pantat korban, yang diduga mengalir dari kemaluannya. Selain itu, pada leher korban terlihat ada lingkaran hitam.

MARABAHAN. KP
– Warga ‘Bahalap’ Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Selasa (19/7), dibuat geger. Menyusul ditemukan mayat seorang gadis di area persawahan Jalan Tarutan atau di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kondisi tubuh korban saat ditemukan warga dan anggota Mapolsekta Marabahan dalam posisi telentang dan setengah bugil, karena hanya dibalut baju kaos dan BH.
Diduga, gadis berkulit putih yang diketahui bernama Khusnul Khatimah (17), warga Desa Penghulu Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola ini, baru lulus pada sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Marabahan, diperkosa sebelum akhirnya dibunuh pelaku.
Dari keterangan, gadis itu, sehari sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga, dan dilaporkan kepada Mapolsekta Marabahan, Senin (13/7).
``Setelah ditemukan ternyata dia sudah jadi mayat,’’ ujar salah saeorang warga.
Dugaan perkosaan terhadap korban, diperkuat tetesan darah (maaf) di pantat korban, yang diduga mengalir dari kemaluannya. Selain itu, pada leher korban terlihat ada lingkaran hitam.
``Sepertinya memang begitu, diperkosa kemudian korbannya dibunuh,’’ kata salah seoarang petugas di kepolisian Mapolres Batola, saat menunggu berlangsungnya proses visum korban, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Aziz Marabahan.
Namun, sampai berita ini diturunkan, tidak ada satu pun pejabat di Mapolres Batola berhasil dimintai keterangan seputar kasus ditemukannya mayat gadis belia tersebut. Begitu juga Kasat Reskrim AKP Wildan Alberd Sik. Saat ditelpon dan SMS, tidak ada jawaban.
``Pak Kasat (Kasat Reskrim) sedang di Banjarmasin, beliau menghadiri acara di Polda, begitu juga dengan beberapa pejabat lainnya. Jadi, silakan (wartawan) mengkonfirmasi langsung melalui Hp,’’ ujar seorang anggota Reskrim, di sela melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi.
Untuk menyelidiki kasus tersebut, polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan, termasuk kepada dua orang saksi yang sempat bertemu korban sebelum ditemukan tewas.  (K-6/K-4)