Tatah Makmur, KP – Musibah bisa melanda kapan saja. Itupula yang terjadi di kawasan Desa Tatah Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Senin malam lalu (18/7), sekitar pukul 21.00 WITA.
Di lokasi, sebuah bangunan kayu dijadikan sebagai pabrik penggilingan padi, diketahu milik H Oban (50), merupakan warga setempat, ludes terbakar dilahap kobaran api.
Selain itu, kobaran api juga menghanguskan puluhan karung padi, yang disebut tersimpan di lokasi.
Informasi diperoleh, kobaran api diduga berasal dari `dadak belah’ (ampas padi-red), yang disebut memang biasanya selalu dibakar serta letaknya berada di bagian belakang pabrik.
``Mungkin penyebabnya akibat api `dadak belah’. Setahu saya di pabrik itu tidak menggunakan aliran listrik,’’ ucap warga kepada wartawan.
Atas kejadian, sejumlah warga langsung mengalami kepanikan. Beruntung, karena lokasi pabrik agak jauh dari kediaman warga, kobaran api tak merambat ke rumah penduduk lain.
Kobaran api di lokasi, disebut berhasil dipadamkan sejumlah warga, dibantu pihak Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), yang berdatangan tepatnya dalam waktu sekitar 30 menit.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti berapa kerugian dialami korban, dengan taksiran mencapai puluhan juta lebih.
Di lokasi sendiri, selain menyimpan padi milik korban H Oban, juga disebut menumpuk puluhan karung padi milik pengusaha lain. (sbr/K-4)



