• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Humas Antar Instansi Belum Sinkron

Rapat persiapan pembentukan sekretariat Bakohumas Prov Kalsel.
Rapat persiapan pembentukan sekretariat Bakohumas Prov Kalsel.

Banjarbaru, KP – Sistem pemerintahan di Indonesia tidak hanya satu instansi saja. Namun terdiri dari beberapa instansi. Mulai dari instansi eksekutif, legislatif hingga yudikatif. Akan tetapi, antar instansi ini masih belum sinkron. Terutama, dalam hal publikasi melalui kehumasan.

Berdasarkan itu, pemerintah pusat melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi, memandang perlu dibentuknya Badan Koordinasi Humas (Bakohumas).

Sesuai dengan Peraturan Menkominfo Nomor 35 Tahun 2014  pemerintahan di daerah harus membentuk Bakohumas.

Pemprov Kalsel menindaklajuti hal itu dengan Peraturan Gubernur Nomor 041. Dalam Bakohumas ini beranggotakan Humas Pemprov, Humas Pemkab/Pemkot, Humas Polri, Humas BUMN, Humas BUMD, Humas TNI dan lainnya.

Pembentukan Bakohumas itu, agar lebih sinkron antara instansi atau badan-badan Humas yang ada.

“Untuk struktur sekretariat Bakohumas sudah dibahas. Yang jadi ketuanya nanti Kepala Dinas Kominfo Provinsi,’’ jelas Kabag Pendokumentasian Biro Humas Setdaprov Kalsel, Zainuddin, usai rapat persiapan pembentukan Bakohumas, Selasa (11/10), di ruang rapat Aberani Sulaiman.

Ia menambahkan, tujuan dibentukanya Bakohumas itu, untuk mensinergikan informasi. Karena, selama ini informasi yang diterbikan kepada masyarakat belum sinergi. Artinya, masih berjalan masing-masing baik itu antar humas kabupaten/kota dengan provinsi maupun dengan instansi lainnya.

“Misalnya, dinas kesehatan menyampaikan soal informasi gizi buruk, penyebarluasannya dibantu humas-humas yang lain. Jadi informasi yang diberikan kepada masyarakat seragam,’’ tuturnya.

Selama ini, sebelum dibentuknya Bakohumas, koordinasi antar humas lebih banyak dari inisiatif masing-masing. Tidak ada forum khusus untuk koordinasi tersebut.

Oleh karenanya, dengan adanya Bakohumas maka dijadikan forum untuk koordinasi dan bersinergi.

“Dalam pertemuan Bakohumas otomatis dijadikan forum koodinasi. Misalnya, apa yang mau disebarluaskan kita ambil keputusan bersama,’’ ucapnya.

Selain itu, Zainuddin menyebutkan, Bakohumas juga bisa menjadi penyampai bagi SKPD masing-masing yang ada di pemerintah. SKPD bisa membuat program dan pembiayaan sendiri untuk sosialisasi kepadda masyarakat dengan dibantu oleh Bakohumas. (mns/K-2)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua